Suara.com - Penuhnya rumah sakit oleh pasien COVID-19 membuat pemerintah Polandia memutar otak demi memenuhi kebutuhan tempat tidur.
Dilansir ANTARA, Polandia berencana membuka rumah sakit sementara di stadion nasional di Warsawa karena menghadapi lonjakan kasus virus corona dan sistem kesehatan yang kewalahan.
Polandia telah mencatat rekor baru dalam kasus harian dan kematian dalam beberapa minggu terakhir. Para dokter melaporkan kekurangan personel, tempat tidur rumah sakit, dan peralatan.
"Pada Sabtu, perdana menteri memerintahkan persiapan rumah sakit sementara pertama, yang akan berlokasi di stadion nasional," kata Michal Dworczyk, kepala staf perdana menteri, yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, kepada radio Zet.
Rumah sakit itu, yang didirikan di ruang konferensi stadion, akan menyediakan tempat tidur bagi 500 pasien COVID-19 dan mungkin menambah 1.000 tempat tidur lagi.
Sejumlah tempat tidur pertama kemungkinan besar sudah akan tersedia minggu ini.
Dworczyk mengatakan daerah-daerah lain juga sedang berupaya membuat rumah sakit sementara.
Ia mengatakan pemerintah tidak berencana untuk menutup tempat-tempat pemakaman maupun menghentikan orang untuk melakukan perjalanan seluruh negeri pada dan sekitar 1 November.
Jutaan warga Polandia sekitar 1 November biasanya mengunjungi makam keluarga dalam rangka merayakan Hari Raya Semua Orang Kudus.
Baca Juga: Oksida Nitrat Disebut-sebut Bisa Mengobati Pasien Covid-19, Apa Itu?
Awal pekan ini, pemerintah mendesak masyarakat agar tinggal di rumah.
Pemerintah juga menetapkan bahwa pusat kebugaran dan kolam renang harus ditutup, jam buka restoran dibatasi, dan universitas serta sekolah menengah melakukan proses belajar-mengajar jarak jauh.
Pemerintah mengatakan sedang mencoba menghindari penguncian total, namun para ahli mengatakan karantina total mungkin tidak terhindarkan jika situasinya menjadi kritis.
Berita Terkait
-
Kejam! Suami di India Masukkan Benda ke Rahim Istri, Korban Kritis di Rumah Sakit
-
Dari Rumah hingga Rumah Sakit, Badai Mikroplastik Makin Intai Hidup Sehari-hari
-
Lebanon Berada di Ambang Kolaps Medis Usai Serangan Brutal Israel Hancurkan Infrastruktur Vital
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Clash of Legends 2026: Barca Legends Libas DRX World Legends 3-0
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai