Suara.com - Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker paling serius yang harus didiagnosis, karena biasanya sulit dikenali sampai telah menyebar ke bagian tubuh lain.
Tanda-tanda penyakit hanya cenderung muncul begitu kanker telah menyebar melalui paru-paru.
Salah satu gejala utama kanker paru-paru adalah nyeri punggung yang tidak kunjung sembuh. Demikian seperti dilansir dari Express UK.
Sakit punggung memang sangat umum, dan biasanya dijelaskan sebagai sesuatu yang tidak terlalu serius, kata Roy Castle Lung Cancer Foundation.
Tapi, itu juga bisa menjadi tanda tumor mematikan di bagian atas paru-paru.
Jenis kanker ini dikenal sebagai tumor Pancoast, yang dapat menyebar ke saraf, pembuluh darah, dan bahkan tulang belakang.
Anda mungkin berisiko terkena penyakit ini jika Anda melihat rasa sakit yang tidak dapat dijelaskan di punggung atas atau tulang belikat Anda.
Situs web medis WebMD menambahkan: "Tumor Pancoast adalah jenis kanker paru-paru yang tumbuh di bagian atas paru-paru Anda dan menyebar ke tulang rusuk, tulang belakang di tulang belakang, saraf, dan pembuluh darah Anda.
"Karena di mana tumor ini tumbuh, mereka jarang mempengaruhi sistem pernapasan Anda. Mereka lebih cenderung membuat tulang bahu, punggung atas, dan lengan Anda sakit."
Baca Juga: Selain Rokok, Hirup Asap Ini Juga Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Paru-paru
Tetapi hanya karena Anda mengalami sakit punggung, bukan berarti Anda menderita kanker paru-paru.
Nyeri punggung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berbeda, dan biasanya membaik dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan.
Dalam kebanyakan kasus, ini tidak disebabkan oleh sesuatu yang serius, dan ada pengobatan rumahan yang dapat membantu meredakan sakit punggung Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS