Suara.com - Pemerintah mengklaim kasus Covid-19 di Indonesia sudah terkendali. Hal tersebut dapat terlihat dari kapasitas ketersediaan ruang intensive care unit atau ICU khusus pasien Covid-19.
Disebut Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. H. Muhammad Budi Hidayat, M.Kes, dari 53.000 tempat tidur ICU, lebih dari 50 persennya belum terpakai.
Hidayat yang bekerja menggantikan Achmad Yurianto mengatakan, lebih dari 26.500 ruang ICU khusus Covid-19 masih kosong dan tersedia di rumah sakit di seluruh Indonesia.
"Ketersediaan tempat tidur per 29 Oktober 2020, total tempat tidur isolasi ICU ada sebanyak 53.000, dan sekarang pemakaiannya baru 42,7 persen, artinya masih ada sisa 58 persen masih bisa diisi," kata Hidayat saat dihubungi Suara.com, Jumat (30/10/2020).
Ketersediaan tempat tidur isolasi ICU juga diakui Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo.
Doni mengatakan adanya tren penurunan penggunaan ruang ICU khusus Covid-19 dari bulan sebelumnya.
Di DKI Jakarta misalnya, pada 9 September 2020 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap penggunaan ICU sudah mencapai 83 persen dari total ICU khusus Covid-19 yang ada di seluruh rumah sakit di Jakarta.
Tapi kini kata Doni, data per 29 Oktober 2020 total ICU sudah mencapai 760 tempat tidur di DKI Jakarta.
"Data hari ini dan kemarin yang kami terima, dari sekitar 60 persen tempat tidur yang terpakai, telah turun menjadi sekitar 23 persen ICU yang terpakai," ungkap Doni.
Baca Juga: Varian Baru Virus Corona dari Spanyol Ditemukan, Lebih Mematikan?
Kata Doni, meski jumlah pasien mulai berkurang atau tidak sebanyak seperti sebelumnya, rumah sakit harus tetap mengantisipasi dan menyediakan fasilitas kesehatan bila terjadi lonjakan kasus.
"Jumlah itu bisa tetap terjaga di posisi di 60 persen (ICU tersedia). Oleh karenanya standar wilayah (penanganan Covid-19) ini harus kita jaga supaya (kasus Covid-19) tidak lebih lagi," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang