Suara.com - Kasus virus corona Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat setiap harinya, begitu pula dengan angka kematian. Keparahan dari penyakit ini berbeda pada tiap orang, mereka yang lanjut usia (lansia) pun menjadi kelompok paling rentan tertular Covid-19.
Agar tidak menempatkan mereka pada kondisi yang bisa mengancam jiwa, berikut panduan aman untuk lansia, sesuai dengan arahan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dalam Buku Saku Pencegahan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.
- Jaga pola hidup sehat dengan makan makanan bergizi seimbang.
- Untuk penderita hipertensi dan diabetes, cek berkala tekanan darah dan kadar gula tubuh Anda.
- Mintalah bantuan keluarga untuk membeli kebutuhan pribadi dan mendapatkan informasi terkait Covid-19.
- Untuk penyakit kronis, pastikan tidak putus obat dan memiliki stok obat yang mencukupi.
- Jika anda memakai inhaler, pakailah seperti biasa, segera hubungi dokter jika demam dan sesak nafas tidak membaik.
- Agar tidak bosan, lakukan yoga,membaca buku, gerak badan, mendengar musik, senam, latihan pernafasan, berkebun, dll.
Sementara itu, bagi orang-orang sehat di lingkungan sekitar, selalu perhatikan lansia terlantar/hidup sendiri/miskin/memiliki penyakit dementia (penurunan daya ingat) atau disabilitas psikososial. Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk membantu mereka, yakni:
- Menyampaikan instruksi jaga jarak, penggunaan masker, disinfektasi, dan cuci tangan pakai sabun
- Berkirim hasil masakan menggunakan layanan ojek online
- Menjaga motivasi dengan komunikasi via telepon atau internet
- Jika lansia tinggal di panti mengalami gejala, lakukan isolasi mandiri di kamar pribadi dan tunjuk perawat khusus untuk merawat lansia
- Memberikan informasi sebenarnya mengenai risiko yang mungkin terjadi kepada lansia
- Memberikan informasi untuk lansia demensia dan memberi dukungan agar tidak stress serta khawatir
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia