Suara.com - Musik tidak sekadar hiburan yang Anda nikmati dalam waktu senggang. Sebab pada dasarnya musik bisa memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan.
Melansir dari Healthline musik bisa berefek pada kesehatan mental, otak, hingga tubuh Anda. Berikut beberapa rincian manfaat musik pada kesehatan secara keseluruhan, antara lain:
1. Meningkatkan Daya Ingat
Dalam sebuah studi, peneliti memberi orang tugas yang mengharuskan mereka membaca dan kemudian mengingat daftar kata pendek. Mereka yang mendengarkan musik klasik mengungguli mereka yang bekerja dalam keheningan atau atau tanpa musik.
Tak hanya itu, menurut Mayo Clinic musik terbukti memperlambat penurunan kognitif, membantu penderita demensia ringan atau sedang dalam mengingat episode kehidupan mereka.
2. Menjaga Kesehatan Mental
Peneliti neurologis telah menemukan bahwa mendengarkan musik memicu pelepasan beberapa zat kimia saraf yang berperan dalam fungsi otak dan kesehatan mental. Saat mendengarkan musik, otak Anda akan melepaskan dopamin yang merupakan hormon rasa senang.
Musik juga merangsang oksitosin, yakni hormon yang menumbuhkan kemampuan untuk terhubung dengan orang lain atau hormon cinta.
3. Menurunkan Kecemasan
Baca Juga: Jaga Kesehatan Mental Anak selama Sekolah di Rumah, Simak 4 Tips Ini
Studi telah menunjukkan bahwa orang-orang yang menjalani rehabilitasi setelah stroke akan merasa lebih rileks setelah mereka mendengarkan musik selama satu jam.
Studi serupa juga menunjukkan bahwa musik yang dicampur dengan suara alam membantu orang merasa tidak terlalu cemas. Bahkan orang yang menghadapi penyakit kritis merasa tak lagi cemas setelah terapi musik.
4. Membantu Meringankan Depresi
Sebuah review penelitian tahun 2017 menyimpulkan bahwa mendengarkan musik khusunya musik klasik yang dikombinasikan dengan jazz memiliki efek positif pada gejala depresi. Upaya tersebut akan lebih terasa jika terapi musik dibantu oleh terapis.
5. Mengurangi Kelelahan
Pada 2015, peneliti di Shanghai University menemukan bahwa musik yang menenangkan membantu mengurangi kelelahan dan menjaga ketahanan otot.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan