Suara.com - Perut kembung adalah kondisi yang membuat perut membengkak dan meregang akibat penumpukan gas di saluran pencernaan atau gastrointestinal (GI). Saluran GI adalah serangkaian organ berlubang yang tergabung dalam tabung panjang dan berputar dari mulut ke anus.
Jika Anda mengalami perut kembung terus-menerus, Anda bisa mengatasinya dengan mengatur pola makan atau diet.
Tujuan pertama yang harus Anda lakukan adalah menghilangkan penyebab gas dari makanan Anda, seperti kacang-kacangan, bawang bombay dan brokoli.
Jika masalah perut kembung terus berlanjut, kondisi itu mungkin mengindikasikan gangguan pencernaan yang lebih kompleks. Penelitian menemukan kondisi ini bisa diatasi dengan pengobatan herbal.
Apsintus, ramuan berdaun hijau yang membuat teh terasa pahit dipercaya bisa membantu mengatasi masalah pencernaan, sehingga mengurangi rasa kembung.
Karena kepahitannya itulah, apsintus terkadang digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan. Menurut penelitian dilansir daru Express, suplemen yang terbuat dari ramuan dan rempah pahit bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Penelitian pada manusia juga menunjukkan bahwa 1 gram kapsul apsintus kering bisa mencegah atau meredakan gangguan pencernaan atau ketidaknyamanan di perut bagian atas.
Karena, ramuan ini mendorong pelepasan cairan pencernaan yang bisa membantu mengoptimalkan pencernaan sehat dan mengurangi rasa kembung.
Selain apsintus, jahe juga bisa membantu mengatasi masalah perut kembung. Menurut penelitian, teh jahe yang terbuat dari akar tanaman Zingiber officinale telah digunakan untuk penyakit yang berhubungan dengan perut sejak zaman kuno.
Baca Juga: Vaksin Bukan Satu-satunya Solusi Penanganan Covid-19
Penelitian pada manusia menunjukkan bahwa konsumsi satu hingga 1,5 gram kapsul jahe setiap hari dalam dosis terbagi bisa meredakan mual.
Suplemen teh jahe juga bisa mempercepat pengosongan perut, meredakan gangguan pencernaan, mengurangi kram usus, kembung, dan gas. Anda bisa mengonsumsi ramuan herbal ini setelah makan.
Namun, penelitian ini hanya melihat manfaat dari esktrak jahe atau kapsul cair yang telah dimasukkan ke dalam minuman teh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI