Suara.com - Soal meringankan kecemasan dan kesehatan mental, mungkin beristarahat dan mendapat dukungan menjadi hal yang paling sering dibacarakan. Padahal pola makan tertentu nyatanya bisa berpengaruh pada kesehatan mental Anda, khususnya pada gangguan kecemasan
Melansir dari Times of India, banyak ahli gizi yang menyatakan bahwa makanan dan minuman tertentu dapat berdampak buruk pada kadar gula darah yang bisa memicu pusaran emosi dan menyebabkan kecemasan. Oleh karena itu, berikut beberapa makanan yang perlu Anda hindari saat menghadapi gejala kecemasan, antara lain:
1. Kue dan Biskuit
Kecemasan memiliki hubungan dengan kadar gula darah. Sebab, makanan tinggi gula bisa memicu peningkatan kadar gula darah sehingga menimbulkan kecemasan. Alih-alih mengonsumsi makanan manis seperti kue atau biskuit cobalah ganti camilan Anda dengan buah-buahan segar yang memiliki kandungan gula alami.
2. Minuman Manis
Mirip dengan makanan manis, minuman manis juga dapat meningkatkan kadar gula darah sehingga menyebabkan kecemasan. Jus buah kemasan memiliki banyak gula tanpa cukup serat di dalamnya.
Pola makan yang rendah serat sering kali menyebabkan gangguan pencernaan dan menyebabkan peningkatan gula darah.
3. Minuman Berkafein
Menurut sebuah penelitian, kecemasan lebih rentan terjadi pada orang yang meminum minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan minuman berenergi.
Baca Juga: Cepat Busuk, 5 Makanan Ini Jangan Dimasukkan ke Dalam Kulkas Ya!
Kafein mengaktifkan reseptor adenosin di sistem saraf perifer dan pusat yang memicu kecemasan tingkat tinggi pada manusia.
4. Makanan Olahan
Makanan olahan biasanya menyebabkan gangguan pencernaan dan peradangan pada perut di mana bisa menyebabkan kecemasan. Hal ini disebabkan karena kandungan seratnya yang rendah, makanan olahan seperti maknanan cepat saji dapat mengganggu sistem usus dan menghambat fungsi tubuh yang sehat.
5. Alkohol
Alkohol dapat berdampak buruk pada kadar gula darah dan juga menyebabkan insomnia. Selain itu alkohol juga bisa mengakibatkan dehidrasi dan mabuk berat sehingga memicu rasa cemas hingga stres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI