Suara.com - Orang-orang muda berumur 20-an ternyata lebih mungkin mengalami rasa kesepian daripada lansia berumur 60-an. Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi yang terbit pada Journal of Clinical Psychiatry edisi online.
Melansir dari Medical Xpress, para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas California San Diego memeriksa 2.843 partisipan berusia 20 hingga 69 tahun dari seluruh Amerika Serikat.
Kesepian sendiri merupakan masalah kesehatan masyarakat umum dan serius yang berdampak pada kesehatan, kesejahteraan mental, hingga umur panjang. Oleh karena itu, para peneliti berusaha memeriksa faktor psikologis dan lingkungan yang menyebabkan kesepian pada kelompok usia yang berbeda.
"Apa yang kami temukan adalah berbagai prediktor kesepian di sepanjang rentang umur," kata penulis senior terkait Dilip V. Jeste, MD, Profesor Psikiatri dan Ilmu Saraf di Fakultas Kedokteran UC San Diego.
Para peneliti mencatat bahwa tingkat empati dan kasih sayang yang lebih rendah, jaringan sosial yang lebih kecil, tidak memiliki pasangan, dan gangguan tidur merupakan prediktor kesepian yang paling umum. "Kasih sayang tampaknya mengurangi tingkat kesepian di segala usia," kata Jeste.
Survei tersebut menunjukkan bahwa orang-orang berusia 20-an menghadapi stres dan tekanan tinggi saat mencoba membangun karier dan menemukan pasangan hidup. Usia tersebut menghadapi risiko kesepian tertinggi.
"Banyak orang dalam usia ini (umur 20-an) terus-menerus membandingkan diri mereka sendiri di media sosial dan khawatir tentang berapa banyak like dan followers yang mereka miliki (di media sosial)," kata Tanya Nguyen, Ph.D., penulis pertama studi dan asisten profesor klinis di Departemen Psikiatri di UC San Diego School of Medicine.
"Tingkat efikasi diri yang lebih rendah seperti itu dapat menyebabkan rasa kesepian yang lebih besar," imbuhnya.
Sementara pada orang berusia 40-an mulai mengalami tantangan fisik dan masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. Usia ini juga mungkin mulai kehilangan orang yang dekat dengan mereka, sehingga sangat memengaruhi peningkatan kesepian.
Baca Juga: Merugikan Mata hingga Mental, Begini 5 Dampak Kelamaan Mantengin Layar
Para peneliti menegaskan bahwa semakin tinggi kecemasan di usia tertentu maka akan semakin memperburuk rasa kesepian. Namun di usia 60-an, rasa kecemasan tak berefek pada kesepian. Usia 60-an mengalami rasa kesepian yang paling rendah daripada kelompok usia lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh