Suara.com - Olahraga teratur mengubah struktur jaringan tubuh dengan mengurangi ukuran simpanan lemak dan meningkatkan massa otot.
Perubahan ini memang dapat terlihat hasilnya. Namun, ada satu hal lagi yang berubah akibat efek olahraga dan ini tidak terlihat, yaitu struktur otak.
Dilansir The Conversation, berikut cara olahraga mengubah struktur otak manusia:
Banyak penelitian menunjukkan olahraga dapat membantu melindungi ingatan seiring bertambahnya usia.
Ini karena olahraga terbukti mencegah hilangnya total volume otak (yang dapat menurunkan fungsi kognitif), serta mencegah penyusutan di wilayah otak tertentu yang terkait dengan memori.
Misalnya, satu studi pemindaian MRI mengungkapkan olahraga selama enam bulan dapat meningkatkan volume otak pada orang tua.
Studi lain menunjukkan penyusutan hipokampus (wilayah otak yang penting untuk belajar dan memori) pada orang tua dapat dibalik dengan berjalan kaki secara teratur.
Perubahan ini disertai dengan peningkatan fungsi memori dan peningkatan faktor neurotropik turunan otak (BDNF) protein dalam aliran darah.
Baca Juga: Ilmuwan Intip Organ Dalam dan Otak Mumi Berusia 400 Tahun
Otak sangat bergantung pada aliran darah, menerima sekitar 15% dari seluruh suplai tubuh. Ini karena jaringan saraf membutuhkan suplai oksigen yang konstan agar berfungsi dan bertahan hidup.
Jadi, menjaga kesehatan otak bergantung pada pemeliharaan jaringan pembuluh darah yang sehat.
Olahraga teratur meningkatkan pertumbuhan pembuluh darah baru di daerah otak tempat terjadinya neurogenesis, memberikan peningkatan suplai darah yang mendukung perkembangan neuron baru ini.
Selain itu, olahraga juga meningkatkan kesehatan serta fungsi pembuluh darah yang ada, memastikan bahwa jaringan otak secara konsisten menerima suplai darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan mempertahankan fungsinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai