Suara.com - Selama menstruasi banyak hal yang dirasakan oleh perempuan. Menstruasi terkadang diikuti dengan berbagai masalah, mulai dari rasa nyeri hingga tidak nyaman.
Bahkan, tak jarang perempuan yang sedang menstruasi akan merasa bad mood. Namun, tahukah Anda ternyata makanan dan minuman ini bisa membantu Anda meredakan rasa nyeri dan bisa merubah bad mood menjadi good mood Anda.
Berikut adalah makanan dan minuman tersebut seperti dilansir dari Boldsky, Sabtu (28/11/2020), yakni:
1. Jahe
Tentunya jahe harus menjadi yang pertama. Gingerol, zat merupakan senyawa bioaktif utama dalam jahe, dapat membantu meredakan kembung dan mual, yang merupakan dua gejala menstruasi yang paling umum.
Menyeruput teh jahe segar dapat membantu meringankan kram perut yang menyakitkan dan mengurangi rasa sakit secara efektif.
Cara penyajiannya: Parut jahe sambil menyiapkan secangkir teh lalu dicampur dalam satu gelas Anda.
2. Cokelat hitam
Cokelat hitam akan meninggalkan rasa pahit di mulut Anda saat Anda memakannya. Cokelat hitam dikemas dengan antioksidan dan senyawa lain yang meningkatkan kadar serotonin tubuh Anda (juga disebut hormon kebahagiaan), dan dengan demikian, meningkatkan suasana hati dan energi Anda secara umum.
Baca Juga: Sah! Mulai Hari Ini Skotlandia Gratiskan Pembalut bagi Warganya
Cara penyajiannya: Makan beberapa kotak coklat hitam.
3. Sayuran Berdaun Hijau
Perempuan kehilangan banyak darah selama menstruasi dan bersamaan dengan itu, banyak nutrisi yang disimpan dalam darah, seperti zat besi, magnesium, dan kalium yang menyebabkan kelelahan, pusing, dan penglihatan kabur selama menstruasi.
Untuk meredakan itu dan rasa sakit yang terkait, konsumsilah sayuran hijau seperti bayam, fenugreek (methi), bayam (chaulai) dan sawi (sarson).
Cara penyajiannya: Anda bisa merebus daunnya dan mengkonsumsinya atau menambahkannya ke dalam semangkuk salad.
4. Biji-bijian
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya