Suara.com - Memonitor siklus menstruasi seringkali terlupakan. Padahal aktivitas ini berperan sangat esensial dalam tahapan hidup perempuan sejak konsepsi sampai usia lanjut, termasuk untuk perencanaan keluarga.
Menurut dr. Kartika Cory, SpOG, Spesialis Obstetri dan Ginekologi, kesadaran individu untuk memahami konsep kesehatan reproduksi dengan membiasakan diri mencatat siklus menstruasi secara berkala memiliki beragam manfaat. Salah satunya adalah menjaga kualitas sistem reproduksi sedari dini.
"Hal ini memang terkesan mudah, namun berdampak sangat besar, tidak hanya bagi individu itu sendiri, tapi juga mendukung kesejahteraan perempuan pada umumnya. Serta, memastikan generasi yang sehat dan berkualitas," ujarnya dalam acara pengenalan fitur baru Halodoc, Kalender Menstruasi, Rabu (26/11/2020) kemarin.
Apalagi, lanjut dia, banyak isu terkait kesehatan reproduksi yang akar permasalahannya dapat lebih mudah diidentifikasi jika pasien mengetahui masa menstruasi mereka.
Nah, ingin tahu manfaat dari mencatat siklus menstruasi lebih dalam? Ini dia daftarnya yang disampaikan oleh dr. Kartika.
1. Mengetahui masa subur, untuk meningkatkan peluang hamil
Bagi pasangan yang tengah merencanakan kehamilan, mengetahui masa subur melalui siklus menstruasi sangat penting. Melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat, memiliki peluang kehamilan yang akan meningkat.
2. Sebagai alat KB alami
Mencatat siklus menstruasi juga bisa menjadi KB alami bagi perempuan untuk menghindari kehamilan yang tidak direncanakan. Dari hal tersebut, kita tahu kapan kita boleh dan tidak boleh berhubungan agar pembuahan tidak terjadi.
3. Menangani gejala PMS
Menurut penelitian yang dipaparkan dr. Kartika, 80-90 persen perempuan akan mengalami PMS di mana 10 persen di antaranya memiliki gejala yang berat, sepertu pingsan, depresi, hingga keram perut hebat.
"Kalau tahu kapan kita memasuki masa PMS, kita juga bisa menghindari gejala yang berat atau setidaknya lebih siap," jelasnya.
Baca Juga: Wanita Ini Rajin Maskeran Pakai Darah Haid, Diklaim Bikin Wajah Glowing?
4. Mendeteksi masalah-masalah yang berhubungan dengan reproduksi
Dengan mencatat siklus haid, kita bisa mengetahui masalah yang terjadi selama haid. Misalnya, periode berlangsungnya menstruasi, umumnya berlangsung antara 3-7 hari. Jika terlalu lama dan disertai keluhan lain, bisa jadi ini ada hubunhannya dengan sesuatu yang lebih serius, seperti Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS) atau gangguan hormonal dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya