Suara.com - Berhubungan seks umumnya perempuan akan merasakan kepuasan dan kenikmatan. Namun, ada juga perempuan yang mengalami rasa mual setelah berhubungan intim dengan pasangannya. Apa penyebabnya?
Selain akan merasa tidak nyaman, rasa mual setelah berhubungan seks juga bisa membuat kehidupan seks Anda stres.
Berikut ini merupakan penyebabnya perempuan mengalami mual usai berhubungan seks, seperti dilansir dari The Times Of India, Rabu (2/12/2020) yaitu:
1. Penetrasi dalam
Alasan utama merasa mual bisa jadi karena penetrasi melampaui tingkat kenyamanan Anda.
Menurut peneliti, penetrasi dalam menghasilkan manipulasi organ panggul, yang dapat menyebabkan ketidaksenangan pada vagina.
Namun, perasaan itu berumur pendek dan Anda bisa menarik napas dalam-dalam atau menjaga kaki tetap tegak, sambil berbaring, untuk menghilangkan ketidaknyamanan tersebut.
2. Kista ovarium
Ini adalah situasi yang cukup serius karena dapat mempengaruhi kesehatan Anda secara langsung.
Baca Juga: Aneh Tapi Nyata, Pria Ini Menikahi Boneka Setelah 2 Tahun Pacaran
Kista ovarium meningkatkan risiko masalah berbahaya di bagian keperempuanan Anda.
Ini akan menyebabkan gangguan pada organ panggul Anda, membuat mual setiap kali berhubungan seks.
Dalam kasus seperti itu, berkonsultasilah dengan dokter kandungan terlebih dahulu dan coba selesaikan masalahnya.
3. Mabuk
Cukup mengejutkan bahwa mabuk perjalanan tidak hanya terbatas pada mobil, perahu, atau tempat, tetapi juga menyebabkan rasa mual saat Anda dan pasangan berhubungan seks.
Semua gerakan tubuh yang keras dan terus menerus itu bisa menjadi alasan mengapa Anda merasa tidak nyaman setelah berhubungan seks.
Berita Terkait
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
-
Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak
-
Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional