Suara.com - Untuk meminimalisir penularan virus corona, baru-baru ini ada rekomendasi bahwa sebaiknya membuka jendela saat naik mobil. Tim peneliti dari University of Massachusetts Amherst (UMass Amherst) dan Brown University di AS, menemukan bahwa pola aliran udara tertentu di dalam mobil dapat memperburuk risiko penularan Covid-19 selama perjalanan sehari-hari, demikian dilansir dari The Health Site.
Sementara itu, dokter disebut tidak boleh menyebut pasien kanker sembuh. Mengapa? Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal lifestyle Suara.com. Berikut ini kabar terpopuler lainnya.
1. Cegah Penularan Covid-19, Baiknya Membuka Jendela saat Naik Mobil
Seperti yang sudah diketahui, aerosol yang dilepaskan saat seseorang berbicara maupun bernapas di sebuah ruangan tertutup dapat memicu risiko penularan Covid-19. Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk membuka jendela, meskipun hanya sedikit saat berada di dalam mobil. Baik itu mobil taksi online atau mobil pribadi.
Tim peneliti dari University of Massachusetts Amherst (UMass Amherst) dan Brown University di AS, menemukan bahwa pola aliran udara tertentu di dalam mobil dapat memperburuk risiko penularan Covid-19 selama perjalanan sehari-hari, demikian dilansir dari The Health Site.
2. Dokter: Tidak Boleh Katakan Sembuh Kepada Pasien Kanker
Kata sembuh sebenarnya kurang tepat disampaikan kepada pasien kanker meskipun pengobatannya telah berhasil. Spesialis bedah konsultan onkologi dr. Alban Dien Sp. B (K) Onk mengatakan, pasien kanker bisa saja sembuh 100 persen, tetapi sel kanker tetap akan ada di dalam tubuh selamanya.
"Kita tidak boleh menyatakan sembuh. Kata sembuh itu kita ganti dengan remisi atau survivor," kata Alban dalam webinar bersama Eka Hospital, Senin (7/12/2020).
Baca Juga: Sistem Informasi Satu Data untuk Vaksinasi Virus Corona, Apa Gunanya?
3. Keren, Dokter Ini Jalani Operasi Caesar Buatan untuk Mengedukasi Putranya!
Seorang dokter kulit bersetifikat asal California, Amerika Serikat, sekaligus seorang ibu dari anak laki-laki berusia empat tahun, Jessica So, membuat video pembelajaran asyik tentang organ tubuh menggunakan Play-Dough.
Tidak secara langsung memberi tahu nama-nama organ tubuh, Jessica membentuk adoanan mainan tersebut secara anatomis dan membuat prosedur bedah tiruan. Kemudian, putranya yang masih prasekolah tersebut membantunya.
4. 6 Pasien Covid-19 Wafat akibat Tabung Oksigen di Rumah Sakit Habis
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat