Suara.com - Protokol kesehatan 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tidak henti-hentinya disosialisasikan. Tapi masih saja banyak orang yang keliru khususnya dalam memakai masker.
Banyak yang menggunakan masker dagu. Bahaya engga sih kebiasaan seperti itu?
"Saya sering di lapangan menemukan masker dagu, di bawah hidung, itu sangat berbahaya," ujar dr. Ivan Adrian M., MKKK dalam Talkshow 'Menerapkan Protokol Kesehatan Menjelang Liburan Akhir Tahun di YouTube BNPB, Selasa (15/12/2020).
Bahaya dari masker dagu atau masker yang diturunkan hingga ke dagu, tidak menutupi mulut dan hidung akan memicu perpindahan virus ke pakaian di bawah.
Ini karena bagian depan masker bekerja sebagai filter virus, maka saat masker diturunkan meski tidak terlihat virus bisa terbang dan jatuh ke bawah.
"Virus corona itu mikro, makanya banyak orang tidak melihat dan merasa corona itu tidak ada, supranatural padahal virus ini nyata, nangis analis laboratorium kita menangis kalau mendengarnya," terang dr. Ivan.
Tidak hanya memakai masker, kebiasaan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir juga perlu diperhatikan, karena lapisan virus SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19 akan rusak saat terkena sabun.
Ditambah menjaga jarak, karena penularan Covid-19 melalui droplet atau tetes air liur manusia, dan tetesan air liur bisa terlontar hingga sejauh 1,8 meter, sehingga menjaga jarak minimal 1 hingga 1,5 meter akan semakin meminimalisir penularan.
Protokol kesehatan 3M ini perlu dilakukan terus menerus agar menjadi kebiasaan baru, hingga pandemi Covid-19 dipastikan aman dan terkendali.
Baca Juga: Klasik, Masker Sekali Pakai Ini Tampil dengan Motif Batik Megamendung
"Jadi sebenarnya, 3M atau 4M ini sebenarnya kesadaran kita, kalau kita tidak sadar melakukan itu, maka tidak akan terjadi yang namanya perubahan perilaku," tutup dr. Ivan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak