Suara.com - Seorang petugas medis di Alaska, Amerika Serikat, mengalami reaksi parah usah mendapat suntikan vaksin COVID-19 buatan Pfizer.
Reaksi negatif muncul beberapa menit setelah disuntik vaksin Pfizer pada Selasa (15/12), sama dengan dua kasus yang terjadi di Inggris.
Gejala pada pasien paruh baya itu sembuh setelah diberikan obat alergi epinephrine, kata Lindy Jones, direktur departemen darurat tempat pasien dirawat.
Pasien tersebut sebelumnya tidak memiliki riwayat reaksi alergi, kata Jones saat konferensi virtual.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat mengimbau orang-orang dengan alergi agar berkonsultasi dengan dokter mereka guna memastikan tidak alergi dengan komponen vaksin apa pun.
Regulator obat Inggris awal Desember ini mengumumkan bahwa siapa pun yang memiliki riwayat anafilaksis atau reaksi alergi parah terhadap obat atau pun makanan, jangan diberi vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech.
Pfizer mengklaim vaksin tersebut disertai peringatan yang jelas bahwa pengawasan dan pengobatan medis yang tepat harus selalu tersedia guna mengantisipasi anafilaksis. Namun, pihaknya akan memperbarui bahasa pelabelan untuk vaksin tersebut jika diperlukan.
New York Times merupakan pihak pertama yang melaporkan kabar mengenai reaksi alergi terhadap vaksin tersebut. [ANTARA]
Baca Juga: Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Buatan India Merangsang Respons Imun
Berita Terkait
-
Sosok Felicia Elizabeth yang Laporkan Owner Bake n Grind ke Polisi
-
Cuaca Panas Bikin Kulit Gatal dan Ruam Merah? Itu Tanda Alergi, Ini Obat yang Tepat
-
Alergi Anak Hampir Merenggut Nyawa: Bakery Viral Ini Diduga Jual Roti Gluten Free Palsu!
-
Anak Bentol Setelah Makan Telur? Awas Alergi! Kenali Gejala dan Perbedaan Alergi Makanan
-
Alergi Makanan Anak: Kapan Harus Khawatir? Panduan Lengkap dari Dokter
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai