Ingat, bukan air panas. Upayakan untuk mengatur suhu air Anda ke arah yang lebih hangat. Mandi dengan air yang terlalu panas bisa mengiritasi kulit, sehingga lebih baik memakai air hangat untuk membuat kulit tetap lembab.
Jika ruam merah di ketiak Anda tidak kunjung sembuh setelah melakukan tips di atas, cobalah untuk menggunakan beberapa pengobatan untuk iritasi kulit.
6. Ganti deodoran
Ruam merah pada ketiak ternyata juga bisa disebabkan oleh produk deodoran, loh. Mungkin saja pada deodoran yang Anda pakai sekarang memiliki kandungan yang menimbulkan reaksi alergi.
Walaupun memakan waktu berhari-hari untuk memperlihatkan gejalanya, tentu saja jika Anda sudah merasakan gatal saat pemakaian, segera ganti deodoran Anda.
7. Losion calamine
Selain menerapkan cara-cara di atas dan mengetahui penyebab ruam merah pada ketiak, Anda bisa menggunakan losion calamine untuk mengatasi bintik merah.
Cukup menuangkan lotion ini di ketiak Anda, rasa gatal dan ruam merah pun perlahan menghilang.
Baca Juga: Ruam Kulit Dewi Persik Saat Covid-19 Akibat Varian Baru Virus Corona?
Berita Terkait
-
5 Bedak Ketiak yang Bagus dan Anti Burket Harga Dibawah Rp35 Ribu
-
Beda Ruam Campak dan Cacar, Kenali 5 Perbedaan Pola hingga Cara Penularannya
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
4 Rekomendasi Krim Pemutih Ketiak dan Selangkangan, Aman dan Terdaftar BPOM Harga Mulai Rp30 Ribu
-
5 Deodorant Terbaik Gak Bikin Ketiak Wanita Jadi Hitam, Mulai Rp 14 Ribu
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya