Suara.com - Push up merupakan salah satu olahraga yang sering dilakukan. Sejak zaman sekolah, biasanya terdapat materi yang mengajarkan push up. Selain itu, push up biasanya juga dilakukan untuk melatih ketahanan fisik di Paskibra, Kepolisian, Tentara, dan lain-lain.
Push up memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Biasanya seseorang yang sering melakukan push up akan menghasilkan otot kencang dan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, push up juga dapat memahami kekuatan tubuh seseorang. Untuk itu, di bawah ini terdapat manfaat push up.
1. Meningkatkan kekuatan fungsional melalui aktivasi seluruh tubuh
Saat melakukan push up semua otot dalam tubuh akan terpanggil untuk melakukan gerakan. Kelompok otot utama, seperti bisep, otot inti, trisep, deltoid anterior, dan kelompok otot tubuh bagian bawah diaktifkan untuk menopang tubuh Anda sambil menstabilkan gerakan.
Banyaknya jumlah otot yang digunakan, akan membentuk dan meningkatkan kekuatan fungsional seluruh tubuh. Hal itulah berguna untuk melatih otot-oto pada tubuh.
2. Peregangan otot untuk kesehatan dan vitalitas
Salah satu manfaat push up yaitu peregangan otot yang diberikan otot bisep dan punggung. Saat seseorang menurunkan diri ke lantai, otot punggungnya secara efektif diregangkan, dan saat mendorongnya ke posisi awal, bisep akan meregang penuh.
3. Meningkatkan sistem kardiovaskular
Sebab push up merupakan gabungan latihan banyak otot pada tubuh, secara bersamaan jantung akan bekerja lebih terasa untuk mengirimkan darah yang kaya oksigen ke jaringan otot. Hal ini akan menghasilkan latihan kardiovaskular yang efektif sehingga mendukung kesehatan jantung dan pengurangan lemak tubuh.
Baca Juga: Heboh Polisi Naik Pelaminan, Beri Hukuman Push-up ke Pengantin Pria
4. Meningkatkan definisi otot seluruh tubuh
Semakin banyak massa otot yang digunakan saat push up, akan memproduksi pelepasan hormon khusu yang disebut HGH, atau hormon pertumbuhan manusia. Hormon khusus ini untuk mendukung pertumbuhan alami seluruh tubuh. Namun, seiring bertambahnya usia, pelepasan alami HGH menurun.
5. Melindungi bahu dari cedera
Push up standar telah terbukti menjadi salah satu cara paling efektif untuk melindungi sendi bahu Anda dari cedera, terutama pada orang dewasa yang lebih tua.
Hal ini karena push up membutuhkan otot yang menstabilkan, yang mengelilingi sendi manset rotator, area tubuh ini diperkuat dan dikondisikan untuk gerakan dinamis. Dengan mendukung kekuatan dan kesehatan otot bahu primer dan sekunder, kemungkinan cedera yang melemahkan secara signifikan menurun.
6. Memperbaiki postur
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026