Suara.com - Sering kali orang tua merasa kebingungan mengenai kondisi anak sakit. Hal ini karena anak belum begitu mengerti mengekspresikan rasa sakit. Sedangkan tubuh anak tersebut membutuhkan perotolongan medis.
Oleh karena itu, orang tua harus mengetahui hal-hal yang menjadi tanda atau gejala anak yang sedang sakit. Biasanya kondisi anak yang sakit dapat dilihat dari perilaku yang berubah padanya. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang menjadi tanda anak yang sedang sakit.
- Anak menjadi resah atau lesu, atau mudah tersinggung saat diganggu
- Mudah menangis dan tidak mudah dihibur
- Kehilangan minat dalam bermain atau sangat pendiam dan tidak aktif
- Menjadi sangat tenang dan tidak aktif
- Tidak mau makan
- Terasa panas untuk disentuh
- Terlihat lelah dan memerah atau pucat
- Mengeluh rasa kedinginan
Selain dilihat dari perilaku anak, orang tua juga mengetahui gejala-gejala yang dilami oleh anak. Gejala-gejala tersebut di antaranya:
1.Demam
Kondisi demam pada anak dapat terlihat dari wajahnya yang pucat. Selain itu suhu tubuh saat demam biasanya cukup tinggi yaitu sekitar 38 derajat celsius ke atas. Untuk mengetahui suhu tubuh yang panas ini, orang tua bisa merasakannya saat menyentuhnya.
2. Muntah
Muntah adalah reaksi yang terjadi saat adanya gangguan pada tubuh. Oleh karena itu, saat anak muntah dapat menjadi tanda bahwa anak sedang sakit. Biasanya, penyakit yang dialami saat anak muntah berhubungan dengan pencernaannya.
3.Diare
Anak yang buang air secara berlebihan juga dapat menjadi tanda. Diare pada anak harus menjadi pertanyaan, jika sudah tidak wajar usahakan untuk memghubungi dokter agar tidak semakin parah. Diare juga dapat menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, usahakan kondisi anak untuk tetap terhidrasi.
Baca Juga: Sepanjang Tahun 2020, Hampir 700 Orang Meninggal Karena Demam Berdarah
4. Nyeri pada tubuh
Nyeri pada tubuh bisa terjadi pada fisik atau organ tubuh. Jika pada fisik, biasanya anak mengeluhkan rasa sakit ketika tubuhnya dipegang. Lalu untuk nyeri pada bagian dalam tubuh dapat terlihat dari keluhan pada anak. Jika belum bisa berbicara biasanya ia akan terus menangis tanpa alasan yang jelas.
5. Munculnya ruam pada tubuh
Ruam pada tubuh dapat menjadi tanda anak mengalami penyakit menular seperti infeksi virus atau alergi terhadap makanan atau obat yang dikonsumsinya. Selain itu, muncul ruam ini juga bisa terjadi karena sentuhan benda-benda yang membuat kulit iritasi.
Orang tua juga harus selalu waspada. Dalam beberapa kondisi yang darurat anak harus segera mendapatkan penanganan medis. Biasanya anak yang segera membutuhkan penangan medis dapat ditandai dengan beberpa gejala, antara lain:
- Sangat mengantuk atau tidak responsif atau seperti ingin pingsan
- Memiliki tangisan bernada tinggi, lemah atau terus menerus
- Mengalami kesulitan bernapas atau pernapasan yang tidak biasa
- Memiliki kulit pucat, berbintik-bintik atau biru
- Mengalami kejang
- Memiliki fontanel menonjol (titik lunak di atas kepala mereka)
- Memiliki ruam yang tidak memudar
Penulis: Fajar Ramadhan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance