Suara.com - Inggris sedang melakukan uji coba pengobatan terbaru infeksi virus corona Covid-19 dalam skala besar yang dimulai sejak Selasa (12/1/2021) kemarin di Hull Royal Infirmary,
Pengobatan terbaru ini melibatkan langkah mengirup protein disebut interferon beta yang diproduksi tubuh saat terinfeksi virus.
Harapannya, protein ini akan merangsang sistem kekebalan tubuh agar dapat melawan virus.
Penemuan awal dari uji coba pengobatan ini dapat mengurangi kemungkinan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit mengalami penyakit parah sebanyak 80%.
Berdasarkan BBC, pengobatan ini dikembangkan di Rumah Sakit Universitas Southampton dan diproduksi oleh perusahaan bioteknologi Synairgen.
Perawatan dengan obat ini menghabiskan biaya sekitar Rp38,5 juta yang dinilai tidak terlalu mahal untuk pengobatan di rumah sakit.
Bagaimana cara kerja pengobatan ini?
Interferon beta merupakan bagian dari pertahanan pertama tubuh dalam melawan virus. Saat virus corona masuk ke tubuh, patogen ini menekan protein tersebut agar dapat menghindari sistem kekebalan.
Pengobatan baru ini memungkinkan pasien mendapat interferon beta yang dialirkan langsung ke saluran udara melalui nebulizer, mengubah protein menjadi aerosol.
Baca Juga: Kaya Protein, Masyarakat Eropa Boleh Konsumsi Ulat Kuning
Idenya, protein yang langsung dikirimkan ke paru-paru akan memicu respons anti-virus yang lebih kuat, bahkan pada pasien dengan sistem kekebalan lemah.
Uji klinis sebelumnya yang dilakukan oleh Synairgen menunjukkan protein dapat merangsang respons kekebalan.
Pasien dengan asma dan kondisi paru-paru kronis lainnya pun dapat dengan nyaman mentolerir pengobatan.
Sekarang adalah uji coba 'fase tiga' dan melibatkan pasien yang jauh lebih besar. Rencananya akan mancakup lebih dari 600 pasien di 20 negara.
Seperti percobaan sebelumnya, separuh peserta akan diberi obat dan separuh lainnya mendapatkan plasebo.
Jika hasilnya mendekati hasil yang baik seperti percobaan sebelumnya, produsen akan meminta izin penggunaan darurat pada pasien di Inggris dan negara lainnya menyusul.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak