Suara.com - Ibu hamil termasuk kelompok yang bisa terinfeksi Covid-19. Bahayanya jika ibu hamil terinfeksi, maka risiko perburukan bisa lebih besar dibanding orang dalam keadaan normal.
Hal ini karena penanganan dan pengobatan Covid-19 pada ibu hamil tidak bisa sembarangan, karena bisa berisiko mengganggu tumbuh kembang janin.
Lalu, apa yang harus dilakukan ibu hamil saat positif Covid-19?
Peneliti ILUNI MKK FKUI sekaligus Pakar Medis Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK mengatakan langkah pertama mengenali kondisi positif Covid-19 yang dialami. Jika dalam kondisi tanpa gejala, sedang dan berat maka ibu hamil bisa tetap menjalani isolasi mandiri di rumah.
"Kalau ada gejala yang berat tetap harus dirawat di fasilitas kesehatan," papar Dr. Ray dalam acara diskusi virtual, Rabu (20/1/2021).
Lebih lanjut protokol kesehatan harus secara ketat dijalankan saat menjalani isolasi mandiri. Berpisah sementara dengan orang yang tidak terinfeksi Covid-19. Dalam fase inilah perlu serta peran dukungan suami dan anggota keluarga.
"Jangan bikin stres, karena itu salah satu aspek, dukungan suami tetap menemani ibu, kalau ada keluhan kalau ada masalah," terang Dr. Ray.
Saat positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri, bukan berarti ibu hamil berhenti berkonsultasi keadaan kandungan dan kondisi kesehatannya kepada dokter kandungan atau bidan. Namun lakukan konsultasi bisa dilakukan lewat jarak jauh atau telemedicine.
"Perlu diingat saat ini obat herbal di mana-mana. Tetap jangan sembarangan pilih herbal-herbal, tetap harus konsultasi, terutama menyusui dan hamil tetap harus konsultasi ke nakes ke dokter atau ke bidan," pungkasnya.
Baca Juga: Sepekan Vaksinasi Covid-19, Ada 30 Laporan KIPI yang Masuk ke Komnas KIPI
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi