Suara.com - Asam urat merupakan produk limbah alami yang dikeluarkan tubuh dari pencernaan makanan yang kaya purin. Purin adalah senyawa kimia yang terdiri dari atom karbon dan nitrogen yang pecah di dalam tubuh.
Saat seseorang mengonsumsi makanan kaya purin secara berlebihan, tubuh mungkin akan gagal mencernanya yang bisa menyebabkan peningkatan kadar asam urat.
Peningkatan kadar asam urat dalam aliran darah juga bisa menyebabkan asam urat. Karena itu melansir Times of India, memperhatikan kebiasaan diet adalah cara paling penting untuk menghindari asam urat.
Orang yang menderita asam urat tinggi harus berhati-hati dengan pola makan dan kebiasaan makan mereka. Selain menghindari makanan kaya purin, Anda juga harus menahan diri untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak lemak.
Karena, makanan tinggi lemak ini bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat. Bahkan Anda juga disarankan menghindari minum alkohol dan lebih baik meningkatkan asupan air untuk mengencerkan urine serta memudahkan tubuh membuat kelebihan asam urat.
Makanan yang harus dihindari
- Jika Anda memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh, penting bagi Anda untuk mengurangi konsumsi daging. Anda bisa menghindari makan daging merah, jeroan, daging cincang dan seafood.
- Kacang-kacangan memang kaya akan protein dan menghasilkan banyak energi dalam tubuh, tapi makanan ini harus dihindari karena meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.
- Minuman manis juga harus dihindari jika Anda menderita hiperurisemia.
Makanan yang bisa dikonsumsi
- Cuka sari apel bisa menjadi makanan yang baik untuk mengatasi asam urat dalam tubuh. Karena, cuka sari apel mengandung asam malat yang membantu memecah dan menghilangkan asam urat dalam tubuh.
- Buah beri kaya akan senyawa antosianin yang membantu mengurangi nyeri sendi, karena tingginya asam urat dalam tubuh.
- Konsumsi makanan berserat tinggi, seperti gandum bisa membantu mengatasi masalah asam urat di dalam tubuh. Makanan berserat juga membantu menyerap semua kelebihan asam urat dalam aliran darah dan mengelolanya secara efisien.
- Lemon adalah sumber asam sitrat yang membantu melarutkan asam urat berlebih dalam tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?