Suara.com - Operasi bypass jantung selama ini menjadi salah satu cara penanganan bagi para pasien penyakit janutng koroner. Banyak masyarakat mungkin khawatir ketika menjalani operasi tersebut.
Hal itu tentunya karena masih kurangnya pemahaman masyarakat terkait dengan operasi bypass jantung koroner. Penasaran dengan proses dan tahapan operasi bypass jantung? Begini alur prosesnya.
Dalam keterangan yang diterima Suara.com, Sabtu, (23/1/2021), Siloam Hospital Balikpapan (SHBP) baru saja melakukan operasi bypass pertama di rumah sakit itu.
Ruang Bedah (Operating Theater) Siloam Hospital Balikpapan menjadi tempat pelaksanaan bedah jantung terbuka ini. Sementara itu, Ketua Tim Operasi adalah dr. Ivan Joalsen Mangaratua,SpBTKV (K) yang juga menjadi operator utama
Ia didampingi oleh dokter spesialis anestesi dr.Teddy Ferdinand,SpAn-KAKV. Selain itu dalam proses perawatan, pasien ditangani oleh dokter-dokter spesialis yang ahli di bidangnya diantaranya dr. Eka Seprianti Widiastuti, SpAn-KIC sebagai Kepala ICU/ICCU/HCU/NICU, dr. Christiani Muljono, SpJP, FIHA, dr. M.Furqon, SpJP, dr. Shelly Laksmisari, SpPD, dr. Edwin N. Suak, SpRM.
Seluruh tahapan operasi berjalan lancar tanpa hambatan. Operasi itu sendiri berlangsung selama 5 jam. Setelah operasi selesai, pasien dipindahkan ke Ruang ICCU (Intensive Cardiac Care Unit) untuk diobservasi.
Selama di Ruang ICCU, fase pemulihan cukup cepat dan kondisi pasien semakin stabil. Fase pemulihan berikutnya dilaksanakan di lantai 8 ruang perawatan Siloam Hospital Balikpapan.
Setelah 5 hari proses pemulihan, tepat hari Jumat, 22 Januari 2021 pasien sudah diperbolehkan untuk pulang dari rumah sakit dengan kondisi yang baik.
“ Bedah jantung terbuka pertama di Balikpapan ini tentunya menjadi kebanggaan dan menjadi sejarah penting bagi Siloam Hospital Balikpapan, yang terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat kota Balikpapan, khususnya pelayanan bagi pasein dengan penyakit jantung," kata Hospital Director Sioam Hospital Balikpapan, dr. Danie Poluan, MKes
Baca Juga: Meski Sering Berolahraga, Kelebihan Berat Badan Tetap Rugikan Jantung
Ia bergarap bahwa kesuksesan operasi pertama ini akan terus berlangsung untuk kasus-kasus operasi jantung berikutnya.
"Kami sampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat sehingga operasi ini boleh terlaksana dengan hasil yang baik ” ungkap Hospital Director Sioam Hospital Balikpapan, dr. Danie Poluan, MKes
Ia mengatakan, bahwa selama masa pandemi Covid-19, tindakan operasi, khususnya bedah jantung terbuka, di SHBP tetap bisa dilakukan dengan aman dan tepat karena jaringan rumah sakit Siloam menjalankan protokol kesehatan bagi pasien, tenaga medis, dan seluruh pekerja yang ada di rumah sakit untuk memastikan keamanan dan kesehatan bersama.
Dengan memastikan protokol dan skrining kesehatan sebelum tindakan operasi dilakukan, masyarakat tidak perlu menunda atau merasa takut untuk menjalani operasi jantung karena kesehatan jantung adalah kondisi kesehatan yang harus segera ditangani secara cepat dan tepat.
Danie mengatakan bahwa pihaknya tetap melayani dan menjawab kebutuhan masyarakat yang memerlukan tindakan operasi jantung, pelayanan konsultasi, penjadwalan bedah jantung, persiapan, rujukan serta tindakan lainnya.
"Kami akan terus memastikan pasien bisa mendapatkan penanganan penyakit jantung secara optimal,"
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang