Health / Konsultasi
Selasa, 02 Februari 2021 | 18:50 WIB
Ilustrasi Hari Kanker Sedunia (shutterstock)

Suara.com - Tanggal 4 Februari setiap tahunnya diperingati sebagai Hari kanker Sedunia atau World Cancer Day. Mirisnya, kanker hingga kini menjadi momok penyebab kematian terbanyak dunia setelah penyakit jantung.

Ada baiknya kanker bisa dideteksi sedini mungkin, agar sel tidak semakin menyebar. Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Eka Hospital BSD, Dr. M. Yusuf Sp.OG(K) Onk, mengatakan ada beberapa gejala umum yang harus diwaspadai sebagai kanker.

"Gejala paling umum yang ditemui oleh pengidap kanker adalah munculnya benjolan di tubuh, penurunan selera makan, rasa letih dan nyeri, dan pada beberapa kasus diikuti dengan pendarahan," ujar Dr. Yusuf melalui keterangan pers yang diterima suara.com, Selasa (2/2/2021).

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Namun, tidak semua penyakit kanker bergejala. Terkadang, seseorang tidak menunjukkan gejala apapun pada tahapan stadium awal. Seseorang dapat mengidap kanker dikarenakan sejumlah faktor, terdiri dari faktor internal dan eksternal.

"Faktor eksternal pemicu kanker dapat berupa Infeksi yang disebabkan oleh virus, jamur dan bakteri, paparan sinar ultra violet yang berlebihan, serta paparan zat karsiogenik (zat yang dapat menimbulkan pertumbuhan sel kanker)," jelas Dr. Yusuf.

Adapun faktor internal mengapa seseorang terinfeksi, kanker, secara umum disebabkan faktor genetik yang berperan 10 hingga 20 persen dari populasi, dan faktor genetik ini biasanya spesifik pada jenis kanker-kanker tertentu. 

Namun selebihnya, lingkungan berperan sangat besar terjadinya kanker pada diri seseorang. Seperti gaya hidup yang tidak bersih, hingga paparan polusi yang menumpuk terus menerus.

"Paparan zat karsiogenik yang berlebihan seperti makanan olahan dan makanan instan. Oleh karena itu, menerapkan gaya hidup sehat merupakan hal yang perlu untuk dimiliki," pungkas Dr. Yusuf.

Baca Juga: Gejala Kanker Serviks Bisa Diawali dari Keputihan yang Tidak Biasa

Load More