Suara.com - Tanggal 4 Februari setiap tahunnya diperingati sebagai Hari kanker Sedunia atau World Cancer Day. Mirisnya, kanker hingga kini menjadi momok penyebab kematian terbanyak dunia setelah penyakit jantung.
Ada baiknya kanker bisa dideteksi sedini mungkin, agar sel tidak semakin menyebar. Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Eka Hospital BSD, Dr. M. Yusuf Sp.OG(K) Onk, mengatakan ada beberapa gejala umum yang harus diwaspadai sebagai kanker.
"Gejala paling umum yang ditemui oleh pengidap kanker adalah munculnya benjolan di tubuh, penurunan selera makan, rasa letih dan nyeri, dan pada beberapa kasus diikuti dengan pendarahan," ujar Dr. Yusuf melalui keterangan pers yang diterima suara.com, Selasa (2/2/2021).
Namun, tidak semua penyakit kanker bergejala. Terkadang, seseorang tidak menunjukkan gejala apapun pada tahapan stadium awal. Seseorang dapat mengidap kanker dikarenakan sejumlah faktor, terdiri dari faktor internal dan eksternal.
"Faktor eksternal pemicu kanker dapat berupa Infeksi yang disebabkan oleh virus, jamur dan bakteri, paparan sinar ultra violet yang berlebihan, serta paparan zat karsiogenik (zat yang dapat menimbulkan pertumbuhan sel kanker)," jelas Dr. Yusuf.
Adapun faktor internal mengapa seseorang terinfeksi, kanker, secara umum disebabkan faktor genetik yang berperan 10 hingga 20 persen dari populasi, dan faktor genetik ini biasanya spesifik pada jenis kanker-kanker tertentu.
Namun selebihnya, lingkungan berperan sangat besar terjadinya kanker pada diri seseorang. Seperti gaya hidup yang tidak bersih, hingga paparan polusi yang menumpuk terus menerus.
"Paparan zat karsiogenik yang berlebihan seperti makanan olahan dan makanan instan. Oleh karena itu, menerapkan gaya hidup sehat merupakan hal yang perlu untuk dimiliki," pungkas Dr. Yusuf.
Baca Juga: Gejala Kanker Serviks Bisa Diawali dari Keputihan yang Tidak Biasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh