Pertolongan pertama pada orang lain
Tak jauh beda dengan memberikan pertolongan pertama serangan jantung pada diri sendiri. Anda bisa menghubungi layanan darurat medis ketika ada orang di sekitar yang mengalami serangan jantung.
Selain itu, Anda juga bisa memberikan pasien serangan jantung itu aspirin untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah. Anda juga bisa melakukan 2 tindakan ini sebagai pertolongan pertama.
1. Mengawasi kondisi pasien
Pastikan Anda selalu memerika pernapasan, denyut nadi dan tingkat respons pasien. Karena, penderita bisa mengalami syok, tapi bukan syok emosional. Kondisi ini bisa mengancam jiwa orang yang menderita serangan jantung.
Jika pasien kehilangan kesadaran, buka jalan napasnya, periksa napasnya dan persiapkan diri untuk menangani orang yang tidak responsif.
2. Tindakan RJP
Saat pasien tidak responsif, Anda harus bersiap memberikan Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau CPR (cardiopulmonary resuscitation) sebagai pertolongan pertama.
Metode ini biasanya juga disarankan oleh petugas atau ahli medis dari rumah sakit. Tapi, Anda perlu meyakini diri sendiri sebelum melakukan tindakan RJP sebagai pertolongan pertama pasien RJP.
Baca Juga: BPOM Setujui Vaksinasi Virus Corona Untuk Lansia, Apa Kata Dokter?
Jangan memaksakan diri melakukan RJP jika tidak yakin. Jika Anda yakin dan inginmelakukannya, Anda bisa menekan dada pasien sebanyak 100 hingga 120 kali dalam satu menit.
Berita Terkait
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Jorge Costa, Eri Irianto dan 4 Pemain yang Meninggal Akibat Serangan Jantung
-
Innalillahi! Cristiano Ronaldo Bagikan Kabar Duka Cita
-
Serangan Jantung Jadi Penyebab Terbanyak Kematian Jemaah Haji RI di Tanah Suci
-
Serangan Jantung Bisa Balik Lagi dalam 5 Tahun, Ini Cara Ampuh Menurunkan Risikonya
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS