Suara.com - Selama ini tebu mungkin hanya dikenal sebagai sumber dari asupan gula. Tapi tahukah bahwa sebenarnya tebu memiliki manfaat yang tidak banyak diketahui.
Dilansir dari Today.ng, bahkan beberapa ahli nutrisi telah merekomendasikan asupan tebu secara teratur, untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, tebu juga mencegah kanker dan juga penyakit lainnya.
Asisten Kepala Ahli Gizi di Rumah Sakit Umum Orile Agege, Negara Bagian Lagos, Olufunmilola Adewumi, mengatakan tebu kaya akan antioksidan yang membantu melawan infeksi.
Menurut Adewumi, tebu mentah tidak mengandung lemak, kolesterol, protein, dan natrium. Ia menambahkan, bahwa tebu tersebut mengandung sejumlah besar nutrisi termasuk vitamin C, vitamin B2, magnesium, zat besi, kalium dan fosfor.
Adewumi mengatakan bahwa jus tebu akan baik untuk hidrasi, menambahkan bahwa itu membantu dalam penurunan berat badan, meningkatkan metabolisme. Selain itu tebu juga bisa meningkatkan pencernaan, mencegah infeksi, melawan demam dan menyembuhkan flu biasa.
Tidak hanya itu, tebu juga dapat membantu mengurangi penumpukan bakteri dan minyak di pori-pori, sehingga mencegah jerawat.
Tebu juga diketahui merupakan sumber Asam Alfa Hidroksi yang sangat baik seperti asam glikolat yang digunakan sebagai agen anti-penuaan dan anti-kerut dalam krim.
“Ini adalah diuretik yang efektif, artinya dapat menjaga ginjal berfungsi secara optimal sehingga mencegah masalah kesehatan seperti batu ginjal dan infeksi saluran kemih,” imbuhnya.
Karena indeks glikemiknya yang rendah, pasien diabetes dapat menikmatinya tanpa rasa takut jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Ini mencegah lonjakan kadar glukosa darah.
Baca Juga: Mau Tebang Pohon Tebu, Kariono Kaget Lihat Tulang Belulang Manusia di Kebun
Adewumi memperingatkan, mengkonsumsi berlebihan jus tebu dapat menghindari sakit perut, pusing, sakit kepala, dan penurunan berat badan yang tidak perlu.
Ahli gizi juga memperingatkan agar tidak minum air setelah makan buah-buahan, hal itu menghambat proses pencernaan dan penyerapan. Ia juga merekomendasikan minum 200ml jus tebu setiap hari dan menunggu satu jam sebelum minum air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!