Suara.com - Gantungan baju adalah barang rumah tangga yang sebagian besar dianggap tidak berbahaya. Namun, barang-barang yang tampaknya tidak berbahaya ini bisa menjadi senjata tajam jika rusak.
Untuk itu orang tua harus membuangnya untuk mencegah anak-anak mereka melukai diri sendiri secara tidak sengaja.
Pada 11 Februari, Hanis Hafiz melalui Facebook berbagi cerita yang harus diperhatikan setiap orang tua untuk mencegah anak mereka menghadapi nasib serupa. Semuanya berawal saat Hanis istirahat dari melakukan pekerjaan rumah hingga istirahat.
Tak sampai lima menit berlalu sebelum putri tertuanya, NurHasya Izzara, terluka akibat gantungan baju yang putus.
Menurut Hanis, dia telah melepas gantungan yang rusak, tetapi dia tidak melihat bahwa masih ada pecahan yang tertinggal sampai putrinya yang lain menemukannya. Demikian seperti dilansir dari World of Buzz.
"Awasi gerakan anak Anda dan apa yang mereka mainkan. Bahkan saat kita bangun, Tuhan masih ingin memberi kita ujian kecil ini," kata Hanis.
Unggahan itu menjelaskan, bahwa cerita tersebut terjadi setelah hanis selesai mengerjakan pekerjaan rumah. Sambil menunggu sholat zuhur Hanis sedang istirahat sambil melihat telepon
Kurang dari lima menit kejadian itu terjadi. Ia mengungkapkan bahwa semua terjadi begitu cepat.
Tiba-tiba adik perempuannya membawa gantungan baju. Gantungan plastik itu rusak karena kakak-beradik itu sedang bermain-main dengannya.
Baca Juga: Kebakaran Maut di SPBU Batuaji, 2 Bocah Tewas Terpanggang di Mobil
"Saya sudah membuangnya, tetapi ada sisa potongan yang saya lewatkan. Adik perempuan itu menemukan sisa barangnya. Ini sebabnya. Saya tidak memperhatikan ketika dia datang ke sisi saudara perempuannya dan mungkin dia berpura-pura bahwa gantungan itu adalah pena dan kelopak mata saudara perempuannya adalah kertas. Saya tidak mendapat kesempatan untuk bangkit dan mencegahnya," kata dia.
Tiba-tiba, Hanis mendengar putri bungsunya berkata, “Mama lihat mata kakak.”
"Ya Tuhan! Mata kakak keluar darah saat ditutup. Saya pikir luka masuk ke bola matanya karena dia menutup matanya dengan rapat. Dia tidak menangis, dan dia tidak marah pada saudara perempuannya. Sebaliknya, dia hanya mengatakan kepada saudara perempuannya untuk tidak dekat dengannya karena dia takut itu akan menyentuh matanya. Tapi saya mulai menangis. "
Hanis mengatakan bahwa dia dengan panik mencoba menelepon suaminya tetapi tidak diangkat. Sehingga dia mengirim pesan WhatsApp yang tidak mengatakan apa-apa selain, "Mendesak! Panggilan."
Sambil menunggu kedatangan suaminya dari Klang ke KL, ibu yang cemas itu mengusap mata putrinya dengan kain. Dia sedang tidur tapi Hanis masih shock.
Hanis mengatakan bahwa putrinya tidak menangis saat matanya terluka. Saat dibawa ke RS Tunku Azizah dan ditanya perawat dan dokter apakah matanya sakit, ia hanya tersenyum saat perawat merawat lukanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak