Suara.com - Bibir pecah-pecah adalah kondisi yang dapat sangat menganggu. Hal ini akan menimbulkan rasa sakit saat berbicara dan tersenyum. Selain itu, bibir kering dan tertarik dapat membuat bibir menjadi berdarah karena kulit terkelupas.
Selain menimbulkan rasa sakit, bibir pecah-pecah juga menganggu penampilan. Seseorang yang mengalami bibir pecah-pecah biasanya akan terlihat lebih pucat dari biasanya.
Bibir pecah-pecah biasanya terjadi karena cuaca yang ada atau kebiasaan menjilat bibir. Selain hal itu, bibir pecah-pecah juga bisa sebabkan oleh produk yang digunakan serta paparan sinar matahari.
Seseorang yang mengalami bibir pecah-pecah dapat melakukan berbagai hal untuk membuatnya tetap lembap.
Dilansir dari Medical News Today, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi bibir pecah-pecah, antara lain:
1. Gunakan pelembap bibir yang baik
Salah satu penyebap bibir pecah-pecah yaitu produk yang digunakan. Untuk itu, gunakanlah produk atau pelembap bibir yang baik. Biasanya, bahan untuk pelembap bibir yaitu mentol dan kamper.
Namun, pada beberapa pelembap bibir mengandung mint yang dapat membuat bibir menjadi kering dan pecah-pecah. Untuk itu, perhatikan produk yang digunakan baik-baik.
2. Cobalah pengobatan bibir alami
Untuk mengobatai bibir pecah-pecah dapat dilaukan dengan bahan-bahan alami, di antaranya
- Lidah buaya, gel pada lidah buaya mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan antiperadangan yang baik untuk merehidrasi kulit rusak.
- Minyak kelapa mampu melawan peradangan dan bersifat emolien yang berarti dapat menenangkan dan melembutkan kulit.
- Madu, penggunaan madu dipercaya dapat melembapkan bibir yang kering dan pecah-pecah. Madu juga mengandung antioksidan dan sifat antibakteri, yang membantu mencegah infeksi berkembang di bibir yang sangat kering atau pecah-pecah.
- Mentimun, mengandung vitamin dan mineral yang berguna untuk memperbaiki penampilan bibir.
- Teh hijau kaya akan antioksidan dan mineral. Selain itu, teh hijau juga mengandung polifenol, yang mengurangi peradangan.
3. Minum air
Salah satu penyebab bibir pecah-pecah yaitu karena dehidrasi. Untuk itu, dengan minum air putih akan membuat tubuh tetap terhidrasi dengan baik sehingga terhindar dari bibir pecah-pecah. Seseorang yang mengalami dehidrasi biasanya menunjukkan gejala-gejala seperti:
- Merasa haus
- Mulut kering
- Sakit kepala
- Pusing
4. Gunakan humidifier
Humidifier sangat berguna untuk menjaga kelembapan udara di sekitar. Hal ini juga berpengaruh terhadap kelembapan udara di kulit. Dengan kulit yang lembap, akan membuat seseorang terhindari dari bibr pecah-pecah.
Baca Juga: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Kebutaan
5. Hindari merokok
Merokok memberikan dampak negatif yang banyak pada tubuh. Asap rokok dapat mengiritasi kulit sensitif di sekitar bibir. Hal ini yang menyebabkan bibir seseorang mudah kering dan pecah-pecah.
Selain itu merokok juga dapat menyebabkan masalah lain di mulut, seperti sariawan dan nyeri gusi. Oleh karena itu, menghindari rokok sangat membantu agar bibir tidak kering dan pecah-pecah. / Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?