Gigi yang ompong, akan sangat memengaruhi penampilan seseorang. Untuk mencegah kehilangan gigi karena kecelakaan, dapat dihindari dengan mengenakan pelindung mulut dan pelindung kepala saat berolahraga kontak fisik. Seseorang bisa juga mengenakan sabuk pengaman saat berkendara.
4. Kebiasaan buruk
Rupanya, tidak hanya makanan, kebersihan mulut, atau kecelakaan yang dapat berakibat seseorang kehilangan gigi.
Kebiasaan buruk yang dilakukan seseorang dapat menyebabkan kerusakan gigi sehingga harus dicabut. Kebiasaan buruk ini seperti menggertakan gigi dan merokok.
Seseorang yang sering menggertakan gigi saat tidur maupun sadar ternyata dapat merusak gigi. Kebiasaan ini dapat mengendurkan gigi dan bisa berakibat kepada kehilangan gigi.
Jika sering dilakukan secara sadar, hal ini masih bisa diatasi. Namun, ketika sering melakukannya saat tidur, akan sulit untuk diatasi. Untuk itu, biasanya seseorang dapat berkonsultasi dengan dokter sebelum terjadi kerusakan pada gigi.
Selain menggertakan gigi, kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan kerusakan gigi. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Dental Research menunjukkan bahwa perokok pria 3,6 kali lebih mungkin kehilangan gigi daripada bukan perokok, dan perokok wanita ditemukan 2,5 kali.
Hal ini karena kandungan di dalam rokok dapat memengaruhi kesehatan mulut dan gusi sehingga memengaruhi kesehatan gigi.
5. Masalah kesehatan lainnya
Baca Juga: Jangan Lupa Membersihkan Lidah secara Teratur, Begini Caranya
Kehilangan gigi saat dewasa juga bisa disebabkan karena berbagai masalah kesehatan. Misalnya, seseorang yang mengalami diabetes tipe 2, sering mengalami penyakit gusi dan gigi berlubah.
Hal tersebut dapat memengaruhi kesehatan mulut dan bisa menyebabkan gigi terlepas. Oleh karena itu, seseorang harus bisa menjaga kesehatan mulut dan tubuhnya agar terhindar dari berbagai penyakit yang bisa menyebabkan kehilangan gigi. (Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
-
Singgung Pengkhianatan, Thomas Ramdhan Umumkan Hengkang dari Band GIGI
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Gigi Hadid Klarifikasi Usai Namanya Muncul di Dokumen Epstein
-
Lagi Tampil di Panggung, Gigi Palsu Kontestan Miss Grand Thailand Copot
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan