Suara.com - Menurut uji klinis inovatif, obat rheumatoid arthritis dapat menyelamatkan nyawa pasien yang dirawat di rumah sakit akibat Covid-19 parah.
Penemuan tersebut diterbitkan pada 25 Februari di New England Journal of Medicine dan sudah melalui tinjauan rekan sejawat.
"Ini menegaskan bahwa tocilizumab dan sarilumab (obat rheumatoid arthritis) dapat mengurangi kematian hampir seperempat pasien dengan sakit parah akibat Covid-19," kata peneliti Dr. Anthony Gordon dari Imperial College London Inggris seperti yang dikutip dari Medicinenet.
Dalam studi tersebut, obat arthritis tocilizumab (Actemra) dan sarilumab (Kevzara) mengurangi kematian di antara pasien Covid-19 yang sakit kritis hingga 25 persen. Obat tersebut adalah modulator imun yang disebut antagonis reseptor IL-6.
Obat-obatan ini juga mempersingkat masa tinggal pasien di rumah sakit secara signifikan.
"Rata-rata, pasien dipulangkan dari unit perawatan intensif seminggu sebelumnya dan meninggalkan rumah sakit dua minggu dari biasanya," kata Gordon.
Ia mencatat bahwa beberapa ribu pasien telah mendapat manfaat dari penggunaan obat melalui Layanan Kesehatan Nasional di Inggris.
"Penelitian lain sekarang telah mengkonfirmasi hasil kami dan bahkan lebih banyak pasien akan terus mendapat manfaat obat ini," imbuuhnya.
Melansir dari Medicinenet, dari 353 pasien dalam percobaan beberapa diberikan tocilizumab atau sarilumab.
Baca Juga: TOK! Kantor POS Kembali Salurkan Bansos COVID-19 Mulai Maret 2021
Tiga puluh enam persen pasien yang diberi plasebo meninggal dibandingkan dengan 28 persen penerima tocilizumab dan 22 persen untuk penerima sarilumab. Hal ini juga menunjukkan bahwa setiap 12 pasien yang dirawat, satu nyawa diselamatkan oleh pengobatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global