Suara.com - Pandemi virus corona membuat banyak orang memanfaatkan tech-health, atau layanan kesehatan berbasis digital.
Hal ini terbukti dengan meningkatnya pengunduh aplikasi Halodoc sebanyak dua kali lipat, diikuti pertumbuhan signifikan di berbagai layanan pada 2020 lalu.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, transaksi layanan konsultasi dokter berbayar meningkat hampir 10 kali lipat, disusul peningkatan layanan 'Toko Kesehatan' yang mencapai 6 kali lipat, serta pertumbuhan layanan 'Buat Janji' hingga 3 kali lipat.
"Pertumbuhan positif Halodoc di 2020 tidak lepas dari keandalan ekosistem teknologi kami dalam menjembatani kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas dan terpercaya," kata Jonathan Sudharta, CEO & Cofounder Halodoc.
Selain itu, dukungan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor juga membuat Halodoc semakin optimis untuk menciptakan dampak baik melalui berbagai inovasi pada 2021 ini.
Inovasi terbaru dari Halodoc adalah mengadakan Pos Pelayanan Program Vaksinasi COVID-19 secara Drive Thru yang rencananya akan dimulai pada 3 Maret 2021 hingga akhir tahun ini.
"Sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan RI, Halodoc akan menghadirkan Pos Pelayanan Program Vaksinasi COVID-19 secara Drive Thru sebagai kontribusi Halodoc pada upaya percepatan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia," imbuh Jonathan.
Berdasarkan pernyataan yang dikirim ke Suara.com, layanan pertama akan dibuka di area parkir Hall C JIExpo Kemayoran.
Pada tahap awal pelaksanaan, fasilitas ini akan melayani kelompok masyarakat lansia yang memiliki KTP DKI Jakarta secara drive thru dan tidak dipungut biaya apapun. Penerima vaksin di fase selanjutnya akan mengikuti arahan dari kementerian terkait.
Baca Juga: Beri Dukungan Penuh, Sekjen DPR Pastikan Program Vaksinasi Disiplin Prokes
“Kami menghimbau bagi teman yang ada di DKI Jakarta untuk membantu memastikan keluarga berusia lanjut dan telah memenuhi kriteria Kementerian Kesehatan RI mendapatkan akses vaksinasi Covid-19 dengan memanfaatkan platform Halodoc," lanjutnya.
Jonathan berharap layanan vaksinasi drive thru ini dapat memberikan sarana yang lebih aman dan nyaman bagi para penerima vaksinasi, khususnya para lansia, demi terciptanya kekebalan kelompok (herd immunity) di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia