Suara.com - Pembawa acara kondang dan artis Rina Gunawan meninggal dunia pada Selasa (2/3/2021). Menurut penuturan suaminya, Teddy Syah, Rina sempat dinyatakan positif virus corona Covid-19 dan rawat inap seminggu di ICU, sebelum meninggal dunia di Rumah Sakit Pertamina (RSPP) Simprug, Jakarta Selatan sore tadi.
"Iya betul, betul (meninggal dunia), tadi pukul 18.45 WIB. Karena sesak napas. Saya belum tahu berita terakhirnya, apakah sudah negatif atau masih positif," kata Teddy Syah kepada Suara.com, Selasa (2/3/2021).
Teddy Syah juga mengatakan bahwa istrinya memang memiliki penyakit bawaan, yakni asma dan radang paru-paru.
"Memang ada penyakit bawaan asma, ada radang paru," tuturnya.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), asma memang menjadi salah satu penyakit yang bisa meningkatkan risiko keparahan Covid-19.
"Orang dewasa dari segala usia dengan kondisi medis tertentu yang mendasari berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah akibat virus yang menyebabkan Covid-19," catat CDC di laman resminya.
"Penyakit parah akibat Covid-19 didefinisikan sebagai rawat inap, masuk ke ICU, intubasi atau ventilasi mekanis, atau kematian," imbuhnya.
Direvisi pada tanggal 23 Desember 2020, berikut list penyakit yang bisa memperparah gejala Covid-19, antara lain:
- Kanker
- Penyakit ginjal kronis
- COPD (penyakit paru obstruktif kronik)
- Asma (sedang maupn berat)
- Sindrom Down
- Kondisi jantung, seperti gagal jantung, penyakit arteri koroner, atau kardiomiopati
- Keadaan immunocompromised (sistem kekebalan yang lemah) dari transplantasi organ
- Obesitas
- Kehamilan
- Penyakit sel sabit
- Merokok
- Diabetes melitus (tipe 1 dan tipe 2)
- Penyakit serebrovaskular (mempengaruhi pembuluh darah dan suplai darah ke otak)
- Cystic fibrosis
- Hipertensi atau tekanan darah tinggi
- Kondisi neurologis, seperti demensia
- Penyakit hati
- Fibrosis paru (memiliki jaringan paru-paru yang rusak atau terluka)
- Thalassemia (sejenis kelainan darah)
Meskipun telah banyak daftar yang dicatat, CDC menyatakan bagi orang yang memiliki penyakit bawaan yang tak tertera di atas tetap harus lebih berhati-hati.
Baca Juga: Pemakaman Rina Gunawan Terapkan Protokol Kesehatan, di TPU Tanah Kusir
"Individu dengan kondisi medis yang mendasari termasuk kondisi yang tidak ada dalam daftar saat ini harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan mereka tentang faktor risiko untuk menentukan apakah tindakan pencegahan ekstra diperlukan," imbau CDC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif