Suara.com - Bekerja dari rumah alias WFH ataupun sekolah daring memaksa kita untuk lebih sering melihat layar gawai juga menggunakan earphone lebih lama dari biasanya. Pemakaian earphone secara berlebihan itu berisiko menimbulkan gangguan telinga.
Dokter spesialis THT dr. Fatia Permata Sari, Sp.THTKL., mengatakan, ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan telinga meskipun sering menggunakan earphone.
"Pertama memperhatikan kebersihan telinga. Jadi bukan membersihkan, tapi memperhatikan kebersihannya," kata Fatia dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, Rabu (3/3/2021).
Dokter Fatia mengingatkan bahwa membersihkan telinga sebenarnya cukup menggunakan handuk atau kapas pada area daun telinga dan batas lubang luar. Tidak disarankan untuk mengorek telinga dengan alat apa pun tanpa penanganan dokter. Selain itu, juga tidak boleh menggunakan obat tetes telinga tanpa konsultasi dengan dokter.
"Juga hindari suara yang keras atau suara bising, bila perlu menggunakan earclub. Hindari berenang atau mandi di air yang kotor dan hindari juga bergantian menggunakan earphone," tuturnya.
Menurut dokter Fatia, sejak pandemi Covid-19, keluhan pasien seperti nyeri, iritasi, dan infeksi pada telinga jadi meningkat. Kondisi itu kebanyakan terjadi lantaran penggunaan earphone yang terlalu lama dengan volume terlalu tinggi.
Dokter RSUP Fatmawati itu mengingatkan bahwa kebiasaan buruk tersebut bisa merusak saraf dan menyebabkan gangguan pendengaran.
"Bila menggunakan alat tersebut dengan volume yang keras bisa mengalami kerusakan di saraf pendengaran. Mungkin keluhannya hanya berdengung atau berdenging karena ada kerusakan sarafnya masih terbatas. Namun jika kebiasaan ini tidak diubah, kerusakan saraf akan semakin banyak dan bisa menyebabkan kerusakan permanen pada telinga," paparnya.
Baca Juga: Hari Pendengaran Sedunia: 34 Juta Anak Alami Gangguan Pendengaran
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?