Suara.com - Beberapa orang lebih menyukai kopi espresso dibanding yang lain. Salah satunya karena Espresso mengandung lebih banyak kafein dibanding kopi lainnya.
Tapi, sebaiknya sekarang lebih hati-hati ketika mengonsumsi kopi espresso. Karena para ahli mengungkap jika minum kopi espresso menimbulkan rasa cemas dan lelah.
"Kafein menutupi adenosin, yaitu bahan kimia yang ditemukan di otak yang membantu Anda merasa lelah saat melepaskan hormon yang disebut adrenalin, bahkan energi Anda," ungkap Luna Regina, ahli gizi dan pendiri Healthy Kitchen 101.
Melansir dari Eat This, minum kopi espresso tidak hanya berefek lelah maupun cemas, tapi juga menyerap sedikit nutrisi. Sebab, kafein bertindak yang dapat menghambat penyerapan beberapa vitamin dan juga mineral.
Richards menunjukkan penyerapan sedikit nutrisi menyakut penurunan penyerapan zat besi, vitamin B, dan kalsium. Jika mengkonsumsi espresso secara teratur, disarankan untuk mengimbanginya dengan makanan utuh, yang dapat menyeimbangkan nutrisi dan juga vitamin.
Selain itu, asupan kafein pada kopi espresso, juga dapat menurunkan hormon, jika dikonsumsi secara berlebih. Juga perlu waspada yang dapat menyebabkan komplikasi.
Khusus bagi wanita yang mengkonsumsi kopi espresso, Richards mengatakan berisiko pada estrogen dan pergeseran estrogen, yang terkait dengan kanker payudara, ovarium, dan endometriosis. Inilah sebabnya mengapa penting untuk berhati-hati jika banyak kafein yang dikonsumsi, seperti kopi espresso.
Tak hanya itu, jika minum espresso dalam jangka panjang, juga akan mengalami dehidrasi. "Asupan kafein yang berlebihan, terutama espresso, dapat menyebabkan efek dehidrasi pada tubuh,” ungkap Trista Best, ahli diet di Balance One Supplements.
Meski dehidrasi merupakan hal yang normal, tapi lewat kopi espresso dapat mempercepat prosesnya, dan menghilangkan cairan yang telah dikonsumsi secara alami.
Baca Juga: Dinda Shafay Ngaku Dilecehkan Karyawan Kopi Kenangan, Pintu Toilet Didobrak
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit