Suara.com - Anak ketiga pasangan Zaskia Adya Mecca dan Hanung Baramantyo, Bhai Kaba, mengalami infeksi di kakinya hingga tidak bisa digerakkan.
Tak hanya itu, putranya yang akrab disapa Aba itu juga mengalami demam pada Kamis (4/3/2021).
Karena tak kunjung sembuh, akhirnya Zaskia memeriksakan buah hatinya itu ke rumah sakit, dan diketahui bahwa Kaba mengalami infeksi bakteri.
"Ada sepertinya selulitis, intinya ada bakteri di bawah kulit sehingga terjadi peradangan dan ini bahaya kalo ga segera ditangani dengan antibiotik," tulis Zaskia dalam unggahan Instagram Story.
Dalam unggahannya juga terlihat kaki Kaba memerah di bagian atas pergelangannya.
"Kenapa Aba kena? Aba anak alergi tinggi dan sering gatal, kulit dia garukin sampai luka jadi mungkin bakteri masuk lewat luka tersebut," sambungnya.
Zaskia mengatakan ruam yang muncul pada kulit buah hatinya terasa panas serta keras. Namun, pada bagian pangkakal paha membengkak karena radang.
"Yang tadi pagi kesakitan bangun tidur ga bisa digerakin, dicolek aja sakit apalagi dibawa jalan," lanjut Zaskia.
Dokter pun meresepkan antibiotik dan ibuprofen untuk lima hari ke depan.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Terbukti Turunkan Keparahan Infeksi Hingga 80 Persen
"Bismillah semoga antibiotik bereaksi baik terhadap Aba sehingga maksimal 5 hari sudah bisa tertangani," imbuhnya.
Berdasarkan Alodokter, selulitis merupakan infeksi bakteri golongan Streptococcus dan Staphylococcus di kulit dan lapisan yang ada di bawahnya.
Kedua bakteri tersebut dapat tumbuh dan berkembang pada kulit yang terluka, seperti luka gores, luka operasi, atau gigitan serangga. Kondisi ini tidak menular, tetapi infeksinya bisa menyebar.
Selain bakteri tersebut, jenis bakteri lain juga dapat menyebabkan selulitis seperti Hemophilus influenzae, Pasteurella multocida, Aeromonas hydrophillia, Vibrio vulnificus, atau Pseudomonas aeruginosa.
Pagi tadi Zaskia pun menceritakan kondisi buah hatinya yang sudah tidak lagi demam dan bisa bermain bersama adiknya, Bhre Kata.
"Progress hari ini dari Aba, Alhamdulillah getting better. Udah ga demam juga tapi antibiotik dan ibuprofen harus tetep jalan minimal lima hari," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal