Suara.com - Kesehatan mental memengaruhi seseorang dalam mengontrol rasa stres dan juga keadaan. Tak hanya itu, kesehatan mental juga dapat membantu menciptakan lingkungan yang positif.
Perlu mengambil langkah dan tindakan untuk mengelola kesehatan mental agar semakin baik. Selain berpikir positif, sembilan tips ini bisa kamu ikuti, yang dilansir dari Healthshots.
Banyak tidur
Tidur memiliki dampak yang baik bagi kesehatan mental. Tak hanya itu, American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan 8-10 jam tidur untuk mengurangi rasa depresi.
Pertahankan pola makan yang tepat
Kesehatan mental juga memengaruhi dari pola makan. Pastikan untuk mengkonsumsi nutrisi yang tepat seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan produk susu.
Curhat
Jika kamu punya teman, kamu bisa curhat ke teman terdekat untuk menceritakan apa masalahmu. Jangan takut untuk curhat, karena lebih baik cerita daripada memendamnya sendirian.
Buat diri agar tetap aktif
Baca Juga: Berikut Panduan Keluar dari Hubungan Beracun yang Dapat Merusak Mental
Untuk membuat diri agar tetap aktif, bisa kamu lakukan dengan berolahraga maupun yoga. Hal ini dapat meningkatkan konsentrasi, sekaligus kesadaran untuk menghilangkan rasa stres.
Istirahat
Sama seperti tidur, kamu juga bisa istirahat dari segala aktivitas. Jika ada hari libur, kamu bisa manfaatkan jam istirahat ini di rumah selama satu hari penuh.
Memiliki tujuan
Buatlah tujuan yang membuat kamu percaya diri. Jangan ikuti standar tujuan orang, buatlah tujuan sesuai kemauan diri sendiri.
Lakukan apa yang disuka
Kamu bisa terlibat di komunitas atau berkarya. Hal ini dapat meningkatkan percaya diri sekaligus kesehatan mental, manfaat aktivitas ini untuk melakukan kegiatan yang produktif.
Membantu orang lain
Membantu orang lain dapat meningkatkan mood dan juga kebahagiaan. Banyak penelitian menunjukkan, melakukan sesuatu untuk orang lain memiliki pengaruh besar pada kesejahteraan psikologis secara keseluruhan.
Menerima diri sendiri
Ketika sedih, kamu menjadi pribadi yang keras diri. Tetapi menghargai diri sendiri begitu penting, agar kamu tahu siapa kamu, apa kelebihan dan juga kekurangan kamu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi