Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah mengembangkan pemberian vaksin Covid-19 tanpa jarum suntik dan bisa disimpan di suhu kamar. Eksperimen itu diperkirakan selesai pada akhir tahun ini atau tahun depan.
Kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengatakan, penelitian dilakukan terhadap enam hingga delapan imunisasi yang akan ditinjau dengan peraturan pada akhir tahun.
Vaksin diproduksi dengan teknologi dan sistem pengiriman alternatif, termasuk pemberian lewat oral dan hidung. Menurut Swaminathan cara itu cocok untuk kelompok rentan seperti lansia dan ibu menyusui.
Ada lebih dari 80 kandidat vaksin yang sedang dipelajari, beberapa di antaranya berada dalam tahap awal tetapi mungkin juga gagal, lapor Bloomberg.
"Kami senang dengan vaksin yang kami miliki. Kami bisa meningkatkan lebih jauh," kata Swaminathan dikutip dari Fox News.
Ia berharap pada 2022, telah tersedia banyak vaksin dengan kualitas juga cara pemberian yang lebih baik.
Para produsen vaksin saat ini juga tengah menguji versi terbaru dari vaksin Covid-19 saat ini. WHO masih meninjau apakah orang yang sembuh dari Covid-19 hanya membutuhkan satu suntikan vaksin.
Tetapi, Swaminathan telah memperingatkan bahwa vaksinasi sekali pakai dapat memperumit masalah di banyak negara. Jika tes darah diperlukan untuk mengukur antibodi terlebih dahulu.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Kasus Positif Brasil 90 Ribu Dalam Sehari
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik