Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah memperbarui pedoman jarak sosial di sekolah selama pandemi virus corona Covid-19.
CDC menyatankan bahwa sekolah bisa beroperasi kembali hanya dengan menerapkan aturan jaga jarak 3 kaki antar siswa sambil memakai masker. Menurutnya, dua aturan itu aman melindungi seseorang dari penularan virus corona Covid-19 bila dilakukan bersamaan.
Tapi, CDC telah merekomendasikan sekolah di wilayah penularan virus corona Covid-19 tertinggi tetap menerapkan aturan jaga jarak 6 kaki dan pemakaian masker, termasuk di sekolah menengah atas.
"Rekomendasi ini diberikan karena dinamika penularan virus corona Covid-19 berbeda pada siswa yang lebih tua. Karena, mereka lebih mungkin terpapar virus corona Covid-19 dan menyebarkannya ke anak kecil," ujar CDC dikutip dari Fox News.
CDC terus merekomendasikan aturan jaga jarak 6 kaki antara orang dewasa di dalam gedung dan antara orang dewasa dengan siswanya di area umum, seperti lobi dan auditorium.
Sedangkan, aktivitas yang tidak memungkinkan orang pakai masker sebaiknya dilakukan di luar ruangan, seperti makan, menyanyi bersama, berteriak, olahraga dan kegiatan lainnya.
Pembaruan ini mengubah pedoman sebelumnya yang mengharuskan jaga jarak 6 kaki untuk menghindari penularan virus corona Covid-19. Terlebih, penyebaran virus corona tingkat komunitas terbukti menjadi permasalahan utama.
"Sekarang CDC merekomendasikan bahwa siswa harus menjaga jarak setidaknya 3 kaki di ruang kelas asalkan selalu memakai masker," jelasnya.
CDC mengubah pedoman ini untuk membantu kegiatan belajar mengajar di sekolah aktif kembali. Karena, Dr Rochelle Walensky, direktur CDC juga sudah menerima laporan bahwa penutupan sekolah selama setahun terakhir akibat pandemi virus corona meningkatkan masalah kesehatan mental di antara kaum muda.
Baca Juga: Benarkah Virus Corona Inggris Picu Miokarditis pada Hewan Peliharaan?
"Jadi, mengingat pentingnya layanan tatap muka di sekolah, maka sangat penting untuk sekolah bisa beroperasi kembali secepat dan seaman mungkin," jelasnya.
Menurut Dr Rochelle Walensky, sekolah harus menjadi tempat terakhir yang ditutup karena virus corona Covid-19 dan pertama dibuka ketika kita sudah menemukan protokol paling aman.
Minggu ini, CDC masih menunggu lebih banyak data yang membuktikan aturan jaga jarak 3 kaki sambil memakai masker membuat tingkat penularan virus corona Covid-19 tetap rendah.
Penelitian pertama mengacu pada distrik sekolah di Massachusetts yang memberlakukan pemakaian masker pada semua siswa dan staf dan tidak menunjukkan perubahan pada tingkat penularannya, baik dengan jaga jarak 3 kaki maupun 6 kaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat