Suara.com - Vaksin Covid-19 Sputnik V buatan Rusia telah disetujui untuk digunakan di Vietnam. Kabar itu diungkapkan oleh Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF, dana kekayaan kedaulatan Rusia).
Disahkannya vaksin Sputnik V di Vietnam menambah daftar negara yang menyetujui penggunaan suntikan tersebut. Hingga saat ini ada 56 negara dengan total lebih dari 1,5 miliar orang yang menyetujui vaksin tersebut.
Vaksin Sputnik V terdaftar di Vietnam di bawah prosedur otorisasi penggunaan darurat. Sputnik menempati urutan kedua di antara vaksin virus Corona secara global dalam hal jumlah persetujuan yang dikeluarkan oleh regulator pemerintah.
Dalam keterangan pers yang diterima Suara.com, Kirill Dmitriev, CEO Dana Investasi Langsung Rusia, mengatakan, Rusia dan Vietnam memiliki sejarah panjang kemitraan yang mencakup banyak bidang kerja sama, termasuk upaya bersama melawan pandemi.
"Sputnik V adalah salah satu vaksin terbaik di dunia. Persetujuan dari Vietnam, salah satu negara terpadat di Asia Tenggara, akan memberikan perlindungan kepada rakyat dan semakin mungkin untuk mencabut pembatasan yang diberlakukan karena virus Corona," kata dia.
Sebelumnya, Vaksin Covid-19 Sputnik V telah disetujui untuk digunaakan di Rusia, Belarus, Argentina, Bolivia, Serbia, Aljazair, Palestina, Venezuela, Paraguay, Turkmenistan, Hongaria, UEA, Iran, Republik Guinea, Tunisia, Armenia, Meksiko, Nikaragua, Republika Srpska (entitas dari Bosnia dan Herzegovina), Lebanon, Myanmar, Pakistan, Mongolia, Bahrain, Montenegro, Saint Vincent dan Grenadines, Kazakhstan, Uzbekistan, Gabon, San-Marino, Ghana, Suriah, Kyrgyzstan, Guyana, Mesir, Honduras, Guatemala, Moldova, Slovakia , Angola, Republik Kongo, Djibouti, Sri Lanka, Laos, Irak, Makedonia Utara, Kenya, Maroko, Yordania, Namibia, Azerbaijan, Filipina, Kamerun, Seychelles dan Mauritius.
Adapun keunggulan Sputnik V antara lain.
- Efikasi Sputnik V adalah 91,6 Persen seperti yang dikonfirmasi oleh data yang dipublikasikan di Lancet, salah satu jurnal medis tertua dan paling dihormati di dunia; Sputnik V adalah satu dari tiga vaksin di dunia dengan efikasi lebih dari 90 Persen; Sputnik V memberikan perlindungan penuh terhadap kasus COVID-19 yang parah.
- Vaksin Sputnik V didasarkan pada platform vektor adenoviral manusia yang telah terbukti dan dipelajari dengan baik, yang menyebabkan flu biasa dan telah ada selama ribuan tahun.
- Sputnik V menggunakan dua vektor berbeda untuk dua kali suntikan dalam proses vaksinasi, memberikan kekebalan dengan durasi yang lebih lama daripada vaksin yang menggunakan mekanisme pengiriman yang sama untuk kedua suntikan.
- Keamanan, kemanjuran dan kurangnya efek negatif jangka panjang dari vaksin adenoviral telah dibuktikan oleh lebih dari 250 studi klinis selama dua dekade.
- Pengembang vaksin Sputnik V bekerja sama dengan AstraZeneca dalam uji klinis bersama untuk meningkatkan efikasi vaksin AstraZeneca.
- Tidak ada alergi hebat yang diakibatkan oleh Sputnik V.
- Suhu penyimpanan Sputnik V pada +2+8 C berarti dapat disimpan di lemari es konvensional tanpa perlu berinvestasi dalam infrastruktur rantai dingin tambahan.
- Harga Sputnik V kurang dari $10 per suntikan, sehingga terjangkau di seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit