Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jika tak ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan penyakit jantung dan serangan jantung.
Tapi, Anda bisa mengontrol tekanan darah dengan mengonsumsi kentang. Jenis makanan tertentu telah terbukti mampu meningkatkan tekanan darah.
Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam British Medical Journal (BMJ), salah satu temuan yang lebih mengejutkan adalah kentang yang dimasak melalui 3 cara bisa meningkatkan tekanan darah.
"Kami menemukan asosiasi prospektif independen dari asupan yang lebih tinggi dari kentang panggang, rebus, tumbuk atau kentang goreng dengan peningkatan risiko hipertensi," kata para peneliti di Boston, Amerika Serikat dikutip dari Express.
Meskipun ada penelitian yang mengatakan kedua jenis kelamin sama-sama berisiko mengalami tekanan darah tinggi, tapi wanita jauh lebih berisiko tinggi.
Penelitian juga mengidentifikasi hubungan antara frekuensi konsumsi kentang dan tekanan darah tinggi. Makan kentang 4 kali seminggu berkaitan dengan tingkat hipertensi lebih tinggi.
Penemuan ini didasarkan pada pemeriksaan terhadap lebih dari 187.000 pria dan wanita dalam tiga penelitian besar di AS.
Para peneliti membandingkan kesehatan mereka yang makan kentang empat kali atau lebih dalam seminggu dengan mereka yang makan kentang hanya sekali sebulan.
Temuan ini memiliki konsekuensi yang berpotensi penting, karena tidak mendukung manfaat potensial dari kentang sebagai sayuran jika dikonsumsi rutin.
Baca Juga: Waspada, Ilmuwan Peringatkan Risiko Gelombang Ketiga Virus Corona Covid-19
Namun, temuan ini justru mencari tahu tentang efek berbahaya dari makan kentang. Para peneliti menyarankan semua orang untuk mengganti kentang sesering mungkin dengan sayuran lain untuk meminimalkan risiko tekanan darah tinggi.
Para peneliti tidak menemukan hubungan antara makan keripik kentang dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi. Sayangnya, para ilmuwan tidak mengukur asupan garam yang harus dikonsumsi.
Victoria Taylor, ahli gizi senior di British Heart Foundation, mengatakan bahwa jenis Penelitian ini hanya bisa menunjukkan hubungan antara keduanya, bukan sebab dan akibat.
Karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa kentang menyebabkan tekanan darah tinggi dan efeknya akan terlihat pada orang yang sering makan kentang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien