Suara.com - Aturan perjalanan dalam negeri terbaru menyebutkan bahwa hasil negatif GeNose C19 dapat menjadi syarat seseorang diperbolehkan pergi. Lalu bagaimana cara pakai GeNose yang jadi syarat perjalanan domestik mulai 1 April 2021?
Layanan pemeriksaan GeNose C19 akan sudah diberlakukan di sejumlah stasiun kereta api di Pulau Jawa sejak 5 Februari 2021. Menyusul hal itu, dua bandara di Indonesia yakni Bandara Husein Sastranegara Bandung dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang juga memberlakukan aturan serupa untuk para penumpang pesawat sebelum keberangkatan.
Syarat melakukan pemeriksaan GeNose C19 ini ialah penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah dibayar lunas. Selain itu, penumpang juga tidak diperkenankan merokok, makan, minum (kecuali air putih) 30 menit sebelum pemeriksaan GeNose C19.
Berbeda dengan tes pemeriksaan COVID-19 yang menggunakan liur atau memasukkan ke dalam hidung, GeNose C19 ini hanya memerlukan hembusan napas. Berikut ini cara pakai GeNose C19.
- Ambil napas dan hembuskan napas dalam keadaan memakai masker.
- Saat pengambilan napas ke-3 dihembuskan ke dalam kantong hingga kantong tersebut penuh udara.
- Selanjutnya, tutup kantong udara agar udara di dalamnya tidak keluar dan serahkan kantong udara tersebut untuk dianalisis menggunakan alat GeNose C19.
- Hasilnya akan keluar dalam waktu sekitar 3 menit dan pemeriksaaan hanya dilakukan 1 kali tanpa pengulangan.
- Apabila hasil GeNose 19 negatif, maka penumpang bisa melanjutkan perjalanan dan menggunakannya sebagai syarat perjalanan selama 3x24 jam sejak dikeluarkan print-out.
- Apabila hasil GeNose 19 positif, maka penumpang tidak diperbolehkan naik kereta api. Tiket kereta akan dibatalkan melalui loket khusus atau WhatsApp KAI121 di 081-1121-11121 dan uang pembelian tiket akan dikembalikan sepenuhnya.
- Berikutnya, penumpang yang positif akan diarahkan untuk meninggalkan stasiun dan diminta lapor ke puskesmas sesuai dengan domisili.
Demikian cara pakai Genose yang menjadi syarat perjalanan domestik mulai tanggal 1 April 2021.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental