Health / men
M. Reza Sulaiman
Pisang simbol lelaki sunat atau sirkumsisi. [shutterstock]

Suara.com - Pakar bedah mengatakan pria dewasa yang baru saja melakukan sunat alias sirkumsisi wajib melakukan cuti ereksi. Apa itu?

Prof Andi Asaul Islam, Ph.D, pakar bedah saraf dari Universitas Hasanuddin Makassar mengatakan, cuti ereksi merujuk pada berkurangnya stimulus di alat kelamin.

"Wajib cuti ereksi supaya apa, supaya menghindari risiko perdarahan usai disunat," tutur Prof Andi, dalam webinar baru-baru ini.

Ia mengatakan selain cuti ereksi, pria dewasa yang baru disunat juga wajib menghindari hubungan seksual selama minimal empat minggu.

Baca Juga: Sunat Perempuan: Kisah Para Ibu Lindungi Putrinya dari Mutilasi Kelamin

Ilustrasi alat bedah untuk sunat, khitan, atau sirkumsisi. (Shutterstock)

Alasannya sama, untuk mengurangi risiko perdarahan sekaligus mencegah terjadinya infeksi.

Terkait metode sirkumsisi yang dianjurkan untuk pria dewasa, Prof Andi menyebut sunat laser paling efektif.

"Pria dewasa disarankan sirkumsisi dengan laser. Apakah aman? Sangat aman. Penyembuhan juga lebih singkat," ujarnya lagi.

Pada kesempatan yang sama, pakar kesehatan seksual dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS mengatakan, sunat pada pria dewasa baik dilakukan dengan alasan kebersihan dan medis.

Pada orang dewasa dengan phimosis misalnya, sunat dewasa dianjurkan agar kebersihan alat kelamin terjaga.

Baca Juga: Demi Ongkos Jalan, Dinsos DKI Sebut Ada Ketua RT Sunat Bansos Tunai

Ia membantah bahwa sunat pria dewasa berhubungan dengan kenikmatan dan kepuasan seksual, seperti yang lazim dipercaya masyarakat.

Komentar