Suara.com - Untuk percepat program vaksinasi, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mencapai target, termasuk sektor swasta. Hal ini diungkap oleh Chief Operations & Health Officer Prudential Indonesia, Dr. Dian Budiani, yang mengatakan pentingnya peran aktif dalam program vaksinasi Covid-19.
Selain itu, ia menyadari vaksinasi Covid-19 merupakan program yang penting, sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, dan memulihkan perekonomian nasional.
Karena itu, Prudential bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, untuk membantu program tersebut dan menargetkan vaksinasi sebesar 45.000 orang.
“Kegiatan ini juga sejalan dengan aspirasi kami, dan menjadikan masyarakat Indonesia lebih sehat dan sejahtera,” ungkap Dr. Dian, kemarin (12/4/2021).
Ia menambahkan, sebelum memfasilitasi program vaksinasi Covid-19, Prudential juga telah meluncurkan Program Santunan Rawat Inap Inap Pascavaksinasi, yang diberikan secara bebas biaya untuk masyarakat Indonesia.
Melalui program ini, Prudential akan memberikan santunan tunai sebesar Rp. 1 juta per hari, jika penerima vaksin haris dirawat di rumah sakit jika mengalami KIPI dalam waktu 14 hari.
“Kami juga berharap, agar pemerintah dapat memasukkan para pekerja garis depan di sektor jasa keuangan, termasuk tenaga pemasar asuransi, yang menjadi salah satu prioritas penerima vaksinasi,” ungkap Dr. Dian.
Keberhasilan program vaksinasi Covid-19 yang sedang dilaksanakan, Prudential optimis pemulihan ekonomi nasional akan tercapai.
“Kita berharap Indonesia segera melewati masa pandemi yang sulit ini, dan bangkit menuju Indonesia yang maju,” jelasnya.
Baca Juga: CDC Sebut Pembekuan Darah Vaksin Johnson & Johnson Kasus Langka
Sementara itu, Koordinator PMO Komunikasi Publik KPCPEN Arya Sinulingga, mengapresiasi langkah swasta dalam partisipasi program vaksin nasional. Ia mengatakan, berharap terlibatnya kolaborasi dari pihak swasta akan mempercepat target vaksinasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?