Suara.com - Program vaksinasi yang dilakukan Pemerintah membawa harapan bagi masyarakat umum, dunia usaha, dan UMKM dalam menangani pandemi COVID-19. Selain itu, program vaksinasi bagi pedagang pasar juga dilakukan sebagai upaya memberi rasa aman bagi pelaku dan konsumen.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ferry Juliantono, bahwa ia mengapresiasi program vaksinasi ini bagi pedagang pasar.
“Pedagang pasar perlu untuk divaksinasi, karena mereka yang sering berinteraksi dengan masyarakat,” ungkapnya dalam Dialog Publik, Rabu (22/4/2021).
Senada dengan itu, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengungkap, di Pasar Tanah Abang saat ini sudah selesai vaksinasi kedua.
“Di Pasar Tanah Abang saat ini sudah selesai vaksinasi kedua, dan telah memberikan efek psikologis seperti adanya keramaian, yang saya minta pengunjung agar memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.
Vaksinasi bagi pedagang pasar di Pasar Tanah Abang mencapai lebih dari 30 ribu. Selain itu, meningkatnya transaksi mulai terlihat, salah satunya transaksi di bulan Ramadhan.
“Saat ini kita sudah melakukan vaksinasi di tiga uni pasar besar di DKI Jakarta, salah satunya Pasar Tanah Abang, Pasar Induk Kramat Jati, dan Pasar Kebayoran Lama. Tahap berikutnya di Pasar Majestik,” paparnya.
Menurut Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M. Ihsan, selain dari vaksinasi, pemulihan ekonomi juga ditunjak dari kebijakan Pemerintah lainnya. Tidak hanya itu, program vaksinasi juga memberi kepercayaan diri masyarakat untuk bisa keluar rumah.
“Keberhasilan Pemerintah dalam program vaksinasi untuk menangani COVID-19, juga merupakan keberhasilan Pemerintah dalam memulihkan ekonomi,” pungkas Ikhsan.
Baca Juga: 11 Juta Lebih Penduduk Indonesia Telah Divaksinasi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar