Suara.com - Seekor anak kucing harus dibaringkan setelah jatuh sakit parah karena pneumonia yang diduga dipicu oleh Covid-19 yang ditularkan dari pemiliknya. Kucing Ragdoll berumur empat bulan ini awalnya menderita sesak nafas sebelum kondisinya memburuk.
Para ahli menemukan Sars-CoV-2 di paru-parunya. Profesor Margaret Hosie mengatakan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian tetapi menyarankan orang dengan virus corona untuk tidak memeluk kucing mereka atau tidur dengan mereka.
Dalam kasus kedua di Inggris, para peneliti di Universitas Glasgow menemukan penularan dari manusia ke kucing pada betina Siam berusia enam tahun. Kucing itu mengalami pilek dan konjungtivitis tetapi sembuh total. Demikian seperti dilansir dari Metro UK.
Penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa kucing dapat menunjukkan gejala pernapasan ringan atau parah yang sama seperti pada manusia.
Prof Hosie berkata dua kasus penularan dari manusia ke hewan ini, yang ditemukan pada populasi kucing di Inggris, menunjukkan mengapa penting untuk meningkatkan pemahaman kita tentang infeksi SARS-CoV-2 pada hewan.
Mengingat kemampuan virus corona untuk menginfeksi hewan pendamping, penting untuk memantau penularan dari manusia ke kucing, kucing-ke-kucing, dan dari kucing ke manusia.
Temuan timnya dipublikasikan di Veterinary Record dan memiliki implikasi. untuk pemilik kucing di seluruh negeri. Prof Hosie menambahkan meskipun pandemi yang sedang berlangsung didorong oleh penularan dari manusia ke manusia, kekhawatiran telah dikemukakan bahwa spesies lain mungkin memiliki potensi untuk berperan dengan menjadi reservoir baru untuk virus.
Kucing sering hidup sangat dekat dengan pemiliknya, menjilati tangan atau wajahnya, terkadang tidur di atas atau di tempat tidur.
"Mungkin juga ada risiko yang terkait dengan mencuci mangkuk makanan dan air kucing serta membersihkan kotak kotoran. Saat ini, penularan dari hewan ke manusia mewakili risiko yang relatif rendah terhadap kesehatan masyarakat di daerah di mana penularan dari manusia ke manusia tetap ada," kata dia.
Baca Juga: Lambat Tangani Covid-19, Bobby Nasution Copot Kadis Kesehatan Medan
Namun, seiring dengan penurunan kasus pada manusia, prospek penularan antar hewan menjadi semakin penting sebagai sumber potensial reintroduksi SARS-CoV-2 ke manusia.
"Oleh karena itu penting untuk meningkatkan pemahaman kita tentang apakah hewan yang terpapar dapat memainkan peran apa pun dalam penularan," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi