Suara.com - Seingkali banyak pekerja yang sulit untuk melakukan klaim ketika mengalami masalah kecelakaan kerja. Terlebih bagi mereka yang tinggal di daerah timur Indonesia, seperti Nusa Tenggara Barat.
Tapi, kini masyarakat dapat dengan terbantu untuk mendapatkan perawatan akibat kecelakaan kerja. Ini berkat kerjasama Badan Pelaksana Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Nusa Tenggara Barat, dengan Siloam Hospitals Mataram,
Direktur Siloam Hospitals Mataram, dr.Rini Kusmardiati mengatakan, pelayanan kesehatan yang diberikan berupa perawatan akibat kecelakaan kerja, yaitu mencakup Layanan Gawat Darurat, Rawat Inap, Tindakan Operasi (jika dibutuhkan) sekaligus pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi.
"Kami berharap Pelayanan Kesehatan dengan standar Rumah Sakit Siloam juga dapat diakses secara luas oleh masyarakat terutama Peserta BPJamsostek di Wilayah Nusa Tenggara Barat. Fasilitas yang dimiliki oleh rumah sakit kami sudah cukup lengkap ditunjang dengan dukungan 44 dokter Spesialis/Sub-Spesialis untuk memberikan jaminan perawatan yang maksimal," tutur dr.Rini Kusmardiati dalam keterangannya, Selasa, (11/5/2021).
Rumah Sakit Siloam Mataram merupakan salah satu rumah sakit pilihan warga di kota Mataram dan para turis. Rumah sakit itu juga sangat peduli terhadap kampanye Safe & Clean Hospitals terutama di masa pandemi Covid-19 sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang melakukan pemeriksaan kesehatan di Siloam Hospitals Mataram
Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Nusa Tenggara Barat Adventus Edison Souhuwat mengatakan kerjasama bertujuan guna memperluas cakupan pelayanan bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja dan harus dirawat.
"Rumah Sakit Siloam merupakan salah satu pelayanan kesehatan pilihan masyarakat di berbagai daerah. Hal ini yang mendorong pentingnya kerjasama ini agar masyarakat yang mengalami resiko kecelakaan kerja bisa mendapatkan pelayanan maksimal dari RS Siloam tanpa harus mengeluarkan biaya," tutur Adventus Edison, Kepala Kantor Cabang BPJamsostek NusaTenggara Barat.
Selain kerjasama dalam bentuk pelayanan kecelakaan kerja BPJamsostek bersama dengan RS Siloam juga berkomitmen untuk mensosialisasikan program Kecelakaan Kerja kepada masyarakat akan pentingnya Jaminan Sosial. Diharapkan sosialisasi yang berkelanjutan ini dapat menggugah hati masyarakat dan pekerja, akan pentingnya perlindungan kesehatan melalui layanan dan program peserta BPJamsostek.
Baca Juga: Kasus Tes Swab Rizieq, Ketum PA 212 hingga 2 Habib Bogor Dibawa ke Sidang
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan