Suara.com - Banyak orang disibukkan dengan program diet menurunkan berat badan. Namun setelah berhasil mencapai target berat badan yang diinginkan setelahnya bingung bagaimana cara agar berat badan tidak kembali bertambah.
Menanggapi hal ini, Ahli Gizi Rachel Hosie menyarankan agar menerapkan gaya hidup baru seperti diet terbalik, untuk mempertahankan berat badan yang ideal, seperti mengutip Insider, Senin (24/5/2021).
Diet terbalik ialah menaikkan sedikit lebih sedikit kalori yang dikonsumsi saat sedang program diet. Jumlah kalorinya bergantung pada seberapa rendah kalori yang Anda makan saat sedang diet.
Seperti misalnya menambah 100 kalori per hari selama seminggu, minggu berikutnya ditambah 100 kalori lagi, dari jumlah kalori diet. Ini terus dilakukan sampai Anda merasa sudah tidak terlalu berat dan tidak berlebihan, serta enjoy menjalaninya.
Saran ini direkomendasikan Hosie, lantaran perubahan drastis menaikkan kalori sekaligus akan mengagetkan tubuh.
Beda Hosie, beda pula Nick Shaw, CEO salah satu aplikasi kebugaran dan nutrisi RP Strength itu, menyarankan untuk menaikkan 200 hingga 250 kalori dan menunggu sampai berat badan bisa stabil, dan jika merasa nyaman bisa jadi ukuran makan tetap.
Memelihara berat badan ideal usai diet
Saat sudah menemukan ukuran kalori yang pas, hal lain yang perlu diingat adalah akan terjadinya penambahan bobot timbangan.
Saat melihat ini Instruktur Pribadi dan Dokter Olahraga, Emma Storey menyarankan untuk tidak panik, karena yang bertambah di timbangan bukanlah jumlah lemak.
Baca Juga: Cemilan Apa yang Cocok untuk Diet? Coba Edamame hingga Apel
"Itu adalah campuran dari berat simpanan makanan karbohidrat di otot yang memerlukan air," terang Strorey.
Sehingga Storey menyarankan untuk tidak buru-buru menurunkan jumlah asupan kalori saat melihat timbangan kembali naik.
"Berat badan akan stabil tapi ingat juga, bahwa fluktuasi berat badan normal tidak bisa dihindari, bahkan saat Anda sedang merawatnya, jadi jangan terpatok pada angka," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?