Suara.com - Ada banyak istilah untuk menggambarkan orientasi seksual seseorang, seperti panseksual atau heteroseksual. Salah satu istilah yang baru ditemukan adalah poliseksual.
'Poli' berarti banyak, sehingga bisa dimengerti bahwa poliseksual berarti seseorang yang tertarik pada banyak gender.
Namun ketua departemen studi gender dan seksualitas di Davidson College di North Carolina, Melissa Gonzalez, mengatakan kemungkinan ada perbedaan halus mengenai bagaimana seseorang mengidentifikasi dirinya dengan poliseksual.
"Jadi, meski ada definisi dasar dari poliseksual, orang-orang akan mendefinisikan dengan cara mereka sendiri. Jadi selalu penting untuk menanyakan bagaimana pemahaman poliseksual bagi diri mereka sendiri," jelas Amney Harper, PhD, profesor di departemen konseling profesional di University of Winconsin-Oshkosh, dilansir Health.
Poliseksual vs Panseksual
Meski seorang poliseksual tertarik pada banyak gender, mereka tidak selalu tertarik pada semua jenis gender. Misalnya, seorang poliseksual bisa tertarik pada wanita dan transpuan, tetapi tidak pada pria.
Berbeda dengan panseksual, orang-orang ini tertarik pada semua gender, atau tertarik pada diri orang tersebut, terlepas dari gendernya. Bisa jadi seorang panseksual tertarik pada karakter seseorang tanpa melihat gender orang tersebut.
"Untuk seorang poliseksual, gender biasanya menjadi faktor yang membuat mereka tertarik," jelas Harper.
Poliseksual vs Biseksual
Baca Juga: Mahkamah Agung AS: Pemecatan karena Orientasi Seksual Melanggar Hukum Sipil
Orang biseksual bisa tertarik pada seseorang yang gendernya sama maupun berbeda dari mereka sendiri. Terkadang istilah biseksual dan poliseksual, yang menyukai banyak gender, digunakan secara bergantian.
Namun, terkadang orang-orang ingin memiliki identitas yang lebih akurat.
"(Menggunakan istilah poliseksual) memungkinkan orang memakai istilah tersebut secara lebih akurat, suatu representasi yang lebih jujur tentang orientasi seksual mereka," jelas Nicole McNichols, PhD, profesor pengajar di departemen psikologi, University of Washington.
Meskipun masing-masing berbeda, biseksual, panseksual, dan poliseksual jatuh di bawah 'payung' yang sama karena tertarik pada lebih dari satu jenis kelamin, kadang-kadang disebut sebagai non-monoseksual atau multiseksual.
Menurut McNichols, untuk memahami seksualitas tidak perlu membingungkan. Hal yang diperlukan adalah pemikiran terbuka dan pemahaman bahwa kita perlu menghormati orang lain sebagai manusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga