Suara.com - Pemerintah Malaysia meminta orangtua untuk tetap melakukan protokol kesehatan dan mematuhi aturan jaga jarak yang berlaku, di tengah gelombang ketiga virus Corona yang melanda negara semenanjung tersebut.
Dilansir ANTARA, Kementrian Kesehatan Malaysia (KKM) mengonfirmasi adanya kasus COVID-19 pada bayi berumur kurang dari satu tahun dan kanak-kanak di bawah lima tahun.
"Seperti yang disampaikan Menteri Kesehatan Dato’ Sri Dr Adham Baba, KKM khawatir dan bimbang mengenai situasi penularan kasus COVID-19 di kalangan kanak-kanak," ujar Dirjen Kesehatan KKM Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, dilansir ANTARA.
KKM berharap dengan segala informasi yang diberikan KKM mengenai isu ini dapat menyadarkan semua pihak terutama orang tua dan penjaga mengenai situasi penularan COVID-19 dalam kalangan kanak-kanak.
"Ibu bapa berperanan sebagai pelindung kanak-kanak. Mereka perlu mengambil tindakan proaktif untuk melindungi kanak-kanak agar tidak tertular bahaya COVID-19," katanya.
KKM berpesan agar memantau pergerakan anak-anak supaya tetap berada di rumah dan tidak keluar berjumpa kawan atau mengunjungi tetangga.
"Hanya seorang wakil keluarga dibenarkan untuk membeli barang keperluan keluarga sebagaimana ditetapkan oleh Majelis Keselamatan Negara (MKN)," katanya.
Dalam perkara ini orang tua perlu menjalankan tanggungjawab ini dan tidak membenarkan anak-anak remaja mengunjungi tempat tempat umum yang sesak dan beresiko tinggi.
"Anak-anak perlu dinasihati untuk senantiasa memakai masker dan menerapkan kebersihan diri yang betul sekiranya terpaksa keluar rumah atas urusan yang tidak dapat dielakkan misalnya ke rumah sakit atau klinik," katanya.
Baca Juga: Tambah 601 Pasien, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 431.179 Orang
Ibu dan bapak yang mempunyai bayi dan kanak kanak bawah lima tahun, ujar dia, perlu menjalankan tanggungjawab dengan tetap tinggal di rumah dan tidak membawa anak-anak ke tempat-tempat yang beresiko seperti pasaraya, pasar umum dan tempat ramai yang lain.
"Kelompok ini juga belum termasuk dalam golongan usia yang layak menerima suntikan vaksin melalui Program Imunisasi COVID-19 Kebangsaan. Justru itu, ibu bapak dan anggota masyarakat sekitar harus melindungi mereka dengan mendaftarkan diri bagi mendapatkan vaksin," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Review Boboiboy Movie 2: Definisi Masterpiece Animasi yang Melampaui Ekspektasi!
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh
-
Adu Domba Digital Borneo: Sisi Lain Hoaks Hubungan RI-Malaysia
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang
-
4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini