- Bareskrim Polri mengungkap penyelundupan narkotika jenis MDMA dan ketamine yang disamarkan dalam kemasan minuman saset asal Malaysia.
- Petugas menangkap seorang warga negara Cina berinisial Wu Yanguan di Denpasar, Bali, pada Kamis, 9 April 2026.
- Penyelundupan tersebut melibatkan total 228,6 gram narkotika yang disita melalui operasi bersama dengan pihak Bea Cukai.
Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar upaya penyelundupan narkotika jenis ketamine dan MDMA. Penyelundupan ini dikamuflase melalui minuman kemasan saset.
Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyebut telah menangkap seorang Warga Negara asal Cina, Wu Yanguan (43) di Denpasar, Bali selaku menerima paket narkoba yang diduga dikirim dari Malaysia tersbut.
“Kami berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana narkotika diduga jenis MDMA dan ketamin,” kata Eko kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).
Pengungkapan kasus ini bermula saat tim Subdit II Dittipid Narkoba Bareskrim Polri mendapatkan informasi dari Bea Cukai Soekarno Hatta bahwa ada pengiriman ketamin dan MDMA ke Denpasar, Bali pada Rabu (8/4/2026) lalu.
Usai mengantongi informasi tersebut, tim melakukan joint operation bersama Bea Cukai Soekarno Hatta melalui jasa pengiriman barang untuk melakukan pengantaran paket yang diterima Wu Yanguan.
“Ia yang menerima paket diduga berisi ketamin dan MDMA (paket dari Malaysia),” ujar Eko.
Ketamin dan MDMA tersbut menurut Eko dikamuflase dalam 12 bungkus minuman saset bertuliskan "TANG" yang di dalamnya berisi serbuk seberat 228,6 gram. Total, ada 10 saset mengandung MDMA seberat 175 gram dan dua saset mengandung ketamin seberat 53,6 gram.
“Sampai saat ini tim masih melakukan interogasi dan pengembangan jaringan,” pungkas Eko.
Baca Juga: Heboh BNN Mau Larang Vape di Indonesia, Ini Curhatan Para Pengguna yang Kaget: Itu Ulah Oknum
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut
-
Viral! Cinta Segitiga Berakhir Tragis, Pemakaman Berubah Jadi Arena Baku Hantam
-
Gebrakan Prabowo: 'Sulap' Sawit Hingga Jelantah Jadi Avtur Pesawat, Siapkan Investasi Besar-besaran!
-
Mediasi Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Novel Bamukmin Datangi Polda Metro Jaya
-
Saiful Mujani Dipolisikan! Dituding Hasut Makar Usai Serukan Narasi Jatuhkan Prabowo
-
Hanyut Sejauh 5 Kilometer, Balita yang Terseret Arus di Srengseng Ditemukan Meninggal Dunia
-
PKB Apresiasi Gencatan Senjata ASIran, DPR Dorong Indonesia Aktif Jaga Perdamaian
-
Negosiator Iran Masih Misterius! Siapa Sosok di Balik Perundingan Panas dengan AS?
-
Pemerintah Genjot Perbaikan Transportasi Publik, Dorong Warga-Pejabat Beralih dari Kendaraan Pribadi
-
Siapa Mohammed Wishah? Wartawan Dirudal Israel saat Liputan di Gaza