Suara.com - Asam lambung naik menjadi masalah umum yang dikeluhkan usai mengonsumsi makanan asam serta pedas.
Padahal asam lambung naik juga berisiko meningkatkan penyakit GERD (gastroesophageal reflux disease), yakni kondisi melemahnya katup penutup asam lambung, sehingga ia mudah naik ke tenggorokan.
Dalam kanal YouTubenya, dr. Zaidul Akbar Official memberikan beberapa kiat bagi penderita yang sering mengalami asam lambung naik. Lihat videonya di sini.
Salah satunya mengonsumsi tepung talbinah yang biasa dikonsumsi Nabi Muhammad SAW, yang punya efek menenangkan pencernaan.
"Disarankan kepada orang seperti ini mengkonsumsi talbinah, tepung gandumnya nabi. Disitu nabi katakan menenangkan," ujar dr. Zaidul.
Talbinah adalah sejenis tepung yang terbuat dari gandum kategori biji barley. Biji barley sendiri kerap dijadikan bahan baku untuk membuat roti, minuman dan aneka masakan lainnya, karena terbuat dari biji-bijian maka tepung ini tinggi serat.
Dokter Zaidul menambahkan, orang dengan masalah asam lambung disarankan rutin mengonsumsi probiotik atau makanan dengan kandungan bakteri baik seperti tempe, yogurt, kedelai, kimchi, asinan dan sebagainya.
"Ditambah rempah-rempah yang sifatnya anget seperti jahe, sereh dan pandan direbus atau kasir air panas, diminum pagi dan menjelang tidur," papar dr. Zaidul.
Dokter yang terkenal dengan konsep jurus sehat Rasulullah itu, menyakini beberapa cara yang sudah disebutkan akan bisa meredakan masalah asam lambung naik.
Baca Juga: Obat Asam Lambung: Herbal dan Konvensional, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Namun ia juga mengingatkan untuk menghindari lebih dulu aneka makanan dengan tepung, seperti gorengan, ayam tepung, mie instan, dan sebagainya.
Ia khawatir jika dilanjutkan bukan hanya asam lambung mudah naik, tapi juga bisa merusak dinding lambung, yang mengarah pada kanker usus dan masalah pencernaan lainnya.
"Karena biasanya tepung bikin bloating (perut kembung), karena ke dinding usus terbuka. Gula pasir, minyak-minyakan gula pasir itu dikurangi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh